Langsung ke konten utama

THAT HAND

THAT HAND

Mau baca bagian lain dari Novel Sprint Master by dian nafi  juga?
Baca Bagian 1
Baca Bagian 2
Baca Bagian 3

Baca Bagian 4
Baca Bagian 5

"Waduh, gak bawa colokan yg ke proyektornya". Rizal nyelethuk teringat sesuatu, terhenti sejenak setelah tadi sibuk membenahi dan melanjutkan touch up pada aplikasinya.
"Lah terus gimana?" "Gak apa. Ntar kita pakai screenshoot aja." Kelihatan sekali kalau Rizal model santuy.

Satu kelebihan jika sdg berada dlm posisi panik. Tp kekurangan juga kalau dipandang dr seharusnya utk pitching mmg hrs sdh punya persiapan. Tp krn aku di situ cuma sbg pendatang, ya apalah aku, tdk bisa menetapkan standarku utk org yg bahkan kutebengi grupnya.


"Siapa ntar yg maju pitchingnya. Aku bantu show up in appsnya." Rizal mengedarkan pandang. "Aku gak bisa. Belepotan klo ngomong," Fidi angkat tangan. "Kalau di depan umum gitu, grogi aku," Rois geleng2. Lina mengacungkan telunjuk ke arahku. "cek dulu deh. Kyk gini gak?"




Kuarahkan layar ponselku ke Rizal. Tadi aku sempat bikin draft pitchimg sebagaimana arahan pemateri kedua. "Kita tambahin gini.." Rizal mendiktekan sesuatu, dan meski aku sebenarnya tdk begitu suka ids itu, tapi tetap kutambahkan


kita kasih tanda kurung ya biar gak ngundang pertanyaan lbh jauh," usulku. "ya boleh." Lagi asyik merapalkan beberapa paragraf pitching supaya nanti lancar pas di depan, kurasakan ada hawa sesuatu di belakangku. Ketika ujung mataku menangkap deretan jari yang manis mencengkram


.sandaran kursiku, seolah jantungku berhenti berdetak. Aku mengenal perpaduan jari runcing2, tangan berotot dan lengan kukuh ini. Perlahan kepalaku terangkat ke atas dan mata menangkap pemandangan indah itu. Sprint masterku tersenyum tipis seolah tahu kalau aku merindukannya.


Whoaaa. Ini kejutan. Akhirnya sprint masterku datang. Kupikir aku tak akan jumpa dengannya hari ini. Kalian tahu rasanya ingin memeluk seseorang tapi tertahan. Ketika aku tersenyum lebar menampakkan kebahagiaanku krn kehadirannya,sprint masterku melebarkan senyumnya dg tatapan


..seolah paham apa yg sdg kurasakan. Bangsat banget gak sih. Sebel. Tapi suka. Eaaaaa. Gak berkata apapun seperti kemarin2 banyak nanya pas ngecek2 kalau pas lewat meja tim kami, kali ini dia diam saja. Jd aku juga tdk minta dia cek draft Pitchingku barusan. Dia dtg aja,


..aku sdh senang. Ternyata sprint masterku ngisi sesi ketiga. Yeach, akhirnya aku bisa lihat lagi aksinya ngajar. Beberapa kali matanya bersirobok dg mataku di tengah2 dia menyampaikan materi. Dia tahu ya kayaknya kalau kusukai. Halagh biarin deh.


Sepanjang sesi itu kepalaku terus berandai2 yg indah. Seandainya kamu di sini. Seandainya urusan kita lancar. Seandainya kamu lbh sungguh2 berjuang. Seandainya kita gak jadi, apa mungkin sprintmaster bisa. Tp sayangnya dia tdk semapan kamu. Dan seandainya dia lbh tebal dikit


Lagi seru2nya mikir seandaimya2, eh ada satu slide foto dia dengan sapi. "jadi mertua saya..." Mertua? Hah? Mertua? Berarti sdh gak single lagi ya. Langsung lemes deh aku. Kalimat2 selanjutnya dari sprint master sdh tidak begitu terdengar. Nge blur. Ya udahlah mmg nasib.


Persis kyk adikku pernah bilang, cowok2 keren itu meskipun masih muda biasanya sudah laku. Kupikir dulu dia mengada-ada. Gak semua lah, sanggahku waktu itu. Tapi ternyata hari ini terbukti, aku menyaksikannya sendiri. Duh, lagi2 suami orang. Cukup dg kamu sajalah aku berurusan


Satu2nya Suami Org yg boleh sdkt mengacaukan hidupku. Jangan ada lagi suami2 orang lainnya. Ribet. Aku menangkap raut sprint masterku sedikit berubah. Mungkin antara lega sdh menyampaikan statusnya atau ada perasaan bersalah krn selama ini spt memberiku harapan dg senyum2nya?



**

MAU BACA DRAFT NOVEL LAINNYA?
Teman-teman bisa ikut membaca Man Behind The Microphone dan 27 bagiannya di sini

**
Mau ikut kelas nulis? Daftar ke bit.ly/hasfacamp

Komentar

Postingan populer dari blog ini

lessons from euro trip

lessons from euro trip   Some great inspiring values/lessons that I get from eurotrip: - dress well or go home - love walking -love bike -we responsible to our own garbage -on time -respect others -not judging -contribution for society -cooking by themselves -healthy lifestyle -enjoy life There's no compromise. Even one second. Bus will go on time. Train door will be closed on time. I am almost pinched by metro door. Fortunately there are some people succed to pull the door again to let me in. I still can feel that door on my face & cheek right now. I almost dead Just before metro comes, Ning ask me to take her pict. As usual, she isn't satisfied. She want me to take another shoot. Then I have not enough time to reach the metro. Ning puts me in trouble many times.But I'm trained to be managed by scorpio's flaws,so I survive Walking with spoiled girl is actually not my preference.There're some occasions where I have opportunity to hang out ...

Makna Lirik Folklore Taylor Swift

Makna Lirik Folklore Taylor Swift Taylor Swift mengeluarkan album Folklore yang berisi 16 lagu. Dia menciptanya selama pandemic covid-19 ini. Semua lagu di album ini bagus banget. Masterpiece dari seorang legenda. Taylor Swift is music industry, gitu menurut orang-orang. Menulis adalah cara Taylor Swift  melarikan diri ke dalam fantasi, sejarah, dan ingatan. Dia menceritakan kisah-kisah ini dengan kemampuan terbaiknya dengan seluruh cinta, keajaiban, dan imajinasi. urutan lagu dalam album the 1 cardigan the last great american dynasty exile my tears ricochet mirrorball seven august this is me trying illicit affairs invisible string mad woman epiphany betty peace hoax (bonus the lakes) Berikut lirik dan makna album ini dari berbagai sumber. the 1 Swift merefleksikan tentang kehilangan cinta dari orang yang sudah dianggap sebagai belahan jiwa. Ia juga mempertanyakan kalau saja situasi berbeda, apakah mereka masih bersama. [Ver...

Kurangi Porsi Nasi Putih

Kurangi Porsi Nasi Putih Belakangan tubuh rasanya makin berasa kurang nyaman. Berat badan memang naik sih. Lumayan jauh dari berat badan ideal. Dari tahun ke tahun sebenarnya aku selalu melakukan checking ulang terhadap kebugaran tubuh dan melakukan diet yang berbeda beda karena memang ingin mencoba model.diet yang berlainan.  Seringnya kulakukan di bulan bulan awal tahun. Hasilnya lumayan banget lho. Ada yang pernah dalam dua minggu turun enam kilogram. Ada yang pernah turun dua belas kilogram dalam dua bulan.   Ada juga yang lernah turun delapan kilogram dalam satu bulan. Signifikan sekali kan. Jadi sesuai anjuran dokter, pakar kesehatan, kebugaran juga diet, aku selalu menggabungkan antara diet mengurangi porsi makan dan memilih makanan tertentu serta berolah raga. Entah itu lari, yoga ataupun pilates. Semua versi diet yang aku lakukan itu punya banyak kesamaan. Antara lain perbanyak minum air putih, kurangi makan minuman manis dan garam, penuhi kebutuhan tid...