Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label jepara

Kongres Ulama Perempuan Indonesia 2 di Pesantren Hasyim Asy'ari Bangsri Jepara

 Kongres Ulama Perempuan Indonesia 2 di Pesantren Hasyim Asy'ari Bangsri Jepara Alhamdulillah selama seminggu kemarin, dian nafi berkesempatan untuk mengikuti gelaran serangkaian acara Kongres Ulama Perempuan Indonesia alias KUPI 2. Digelar tiga hari di UIN Walisongo Semarang dari 21-23 November 2022, dan tiga hari di Pondok Pesantren Hasyim Asy'ari Bangsri Jepara 24-26 November 2022.  Alhamdulillah ketemu lagi sama mba Alissa Wahid putri Gus Dur, setelah beberapa bulan lalu bertemu pada gelaran acara Tunas Gusdurian di Surabaya.  Baca juga rangkaian acara lannya dari Kongres Ulama Perempuan: Traveling ke Makam Kalinyamat, Museum Kartini dan Pantai Bandengan Jepara Bazaar 100 UMKM dan Pentas Seni Budaya di Lapangan Bangsri Jepara Dian Nafi Hasfa Institute Presentasi Paper di Mubadalah Post Graduate Forum International Conference the 2nd Indonesia Women Ulama Congress Sebelum pembukaan  sudah ada acara-acara juga, seperti kunjungan napak tilas ulama perempuan Jep...

Ratu Kalinyamat dan Pangeran Hadirin

Ratu Kalinyamat dan Pangeran Hadirin Ratu Kalinyamat, Wanita Tangguh dan Pemberani dari Jepara Katakanlah bulan madunya belum tuntas, belahan jiwanya keburu gugur dalam sebuah penyergapan, terbunuh di depan kedua matanya ….Wanita mana yang tak remuk hatinya? Ratu Kalinyamat adalah seorang tokoh wanita yang sangat terkenal dalam khasanah sejarah Nusantara. Ratu Jepara kita ini tidak hanya berparas ayu, namun dia juga tekenal dengan kepribadiannya yang berani seperti halnya yang telah ditulis dan dilukiskan oleh bangsa portugis. Ratu Kalinyamat atau Ratu Jepara adlh wanita Indonesia yg memiliki peran penting dlm kegiatan politik n ekonomi di Nusantara pada abad ke-16 M.Nama aslinya adlh Retna Kencana atau Retno Kencono. Dia adlh putri Sultan Trenggono, raja ke-3 Ker.Demak yg memerintah pada abad ke-16 M. Dalam ketatanegaraan, peran Ratu Kalinyamat benar-benar sangat menonjol. Pada tahun 1544 M Sultan Trenggono mengirim Ratu Kalinyamat untuk meminta dukungan dari Raja Ba...