Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label food

Kuliner Demak Yang Harus Dilestarikan

Kuliner Demak Yang Harus Dilestarikan Beberapa hari lalu grup penulis arsitek ngomporin supaya kami segera kunjungan lapangan ke lasem juli ini. Aku tertarik karena ingin ngrasain lontong tuyuhan. Kayak gimana sih rasanya. Kuliner indonesia ini memang beragam dan semuanya menggoda. Apa makanan tradisional khas daerahmu yang musti dipreservasi? Kalau Demak, ada krophokan, pecel lele, sego ndoreng, bubur coro, rangin , bakso balungan. Ini menurut pengamatanku sih. Btw, pecel lele kayaknya bukan Demak saja ya yang punya. Bakso balungan juga sih, tapi bakso balungan Demak tuh terkenal enak banget. Kata ibuku, rangin juga bukan khas Demak saja. Nah, kalau bubur coro beneran kuliner yang asalnya dari Demak. Begitu menurut ibuku (yang aslinya justru dari Solo, tapi kelahiran Magelang:D) tapi sudah ngoyot di Demak puluhan tahun. Tapi beneran. Bubur Jamu Coro, Kuliner Legendaris dan Menyehatkan dari Demak, bahkan sudah pernah menjadi headline sebuah koran nasional. jadi seratus pe...

Masakan Italia Yang Mengundang Selera

Masakan Italia Yang Mengundang Selera Kemarin saat di salah satu diskusi tentang kepenulisa n ada yang menyebut tentang Saltimbocca, otomatis langsung browsing dan searchin g dong. Dan ternyata itu nama masakan Italia. Saltimbocca adalah hidangan Italia klasik yang jika diterjemahkan menjadi "melompat di dalam mulut". Makanan ini biasanya dibuat dengan daging sapi muda namun saltimbocca juga dapat dibuat menggunakan daging ayam dengan cara yang serupa. Hasilnya adalah hidangan yang sangat penuh dan kaya rasa dan dapat dimakan bersama dengan pasta, salad atau gnocchi Bahan: 6 potong daging steik sapi muda/dada ayam 6 lembar daun sage 6 iris prosciutto (irisan daging ham tipis dan berbumbu khas Italia) 125 gram tepung terigu serba guna 2 sdm mentega tawar 1 siung bawang putih 1 sdm daun peterseli gepeng cincang 2 sdm kaldu ayam dan sayuran Dry white wine (anggur putih kering atau tidak manis)/sari perasan lemon Garam Lada Ini Cara Masaknya ya. 1 Mempersiapkan Daging Sapi Mud...

Lunch and Coffe Break at Hotel Arya Duta

Lunch and Coffe Break at  Hotel Arya Duta Gimana nggak tambah gendut, lha tiap kali datang ke event, apalagi yang berhari-hari di hotel gitu, pasti makan enak-enak tiga hari sekali, ditambah coffee break dua kali sehari, pagi sore. Dus, ya sudah pasti dijamin pulang dari event di hotel pasti berat badan nambah beberapa kilogram. Hadeeeeuuuh. Pas kemarin di hotel Arya Duta Jakarta dalam rangka menghadiri penganugerahan bagi finalis lomba blog dan vlog Bank Indonesia itu, aku sebenarnya sudah mewanti-wanti alias warning kepada diriku sendiri supaya mengurangi hasrat makanku juga cemilanku. Tetapi apalah daya, makanan di hotel Arya Duta enak-enak bangeeet. Jadi sayang kalau sampai tidak dimakan. Jadilah aku pulang dari Jakarta, nambah berat badannya. Duh.. ** Baca juga jurnalku lainnya saat ikutan Bank Indonesia BI NETIFEST 2020: Lebih Murah Tiket Online Railink Kereta Bandara Tren Buku Novel Periplus Airport Internasional 2020 Perjalanan sebagai inspirasi menu...