Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label puisi

Launching Antologi Sahabat Perempuan Sejati (bareng Fatayat NU Jawa Tengah)

Launching Antologi Sahabat Perempuan Sejati (bareng Fatayat NU Jawa Tengah) Alhamdulillah tsumma alhamdulillah. Alhamdulillah sebuku sama putri gus Mus di antologi puisi Fatayat NU dalam rangka harlah Fatayat NU ke-71. Sdh lama banget gak bikin puisi. Kmrn dipaksa buat dlm rangka harlah fatayat ke-71. mikir keras cari ide, rangkai kata dan melafalkannya. Alhamdulillah akhirnya jadi. Hehe. Lucunya dpt ide tuh justru pas sholat. Yach, disyukuri aja ya. Ini dia 2 puisiku dalam buku antologi Sahabat Perempuan Sejati (Fatayat NU) ini. Jihad kami masih ditunggu Oleh dian nafi fatayat NU Demak Ya ya PR kita masih banyak Dari stunting sampai aids Psk lingkar butuh perhatian dan sentuhan Rob, banjir juga subsidance land Desa desa tenggelam Ratusan orang terpaksa mengungsi Sebagian bertahan berkawan gelombang Isu intoleransi juga polarisasi Kemiskinan Inequality Bayi dibuang ke panti, lalu mati Tapi.. kami ingat Fatayat kuat Fatayat bisa. Insya Allah Dia yang asih dan penuh cinta Kabarkan...

Gratis Ebook Hujan Purnama

Gratis Ebook Hujan Purnama Klik sini untuk dapat Gratis Ebook Hujan Purnama Ada banyak penulis yang membagikan bukunya secara gratis agar bisa dibaca semasa karantina atau isolasi dalam rumah alias Stay At Home pada masa pandemi wabah corona covid 19 ini. jadi aku ikutan bagi buku gratis ya. Kali ini buku puisi berjudul Hujan Purnama.  HUJAN PURNAMA Hujan adalah rindu Purnama adalah harapan Doa dan ikhlas adalah kunci Rekah hati dalam perjalanan menempuhi kehidupan memuisikan  hujan dan rindu purnama dan harapan melayang di awan cinta berpayung kenangan  dan meski bergelut bersama paradoks senantiasa terus berbisik pada sang maha cinta Bersama air yang mengalir, basahkan jiwa - jiwa yang kering.  Bersama rising moon - bulan yang terbit dan mengaksentuasi. menyala meski gemetar. bersinar meski terpejam. mencoba cerahkan mata hati menuju bening mata air Selamat membaca! Untuk lihat dan beli buku-buku Dian Nafi...

MEMBACALAH

MEMBACALAH by Hevy Dia Membacalah agar kau paham Membacalah jika kau sendiri Membacalah jika ingin mengatakan Untuk memberantas kebodohan Membacalah agar kau tahu arti kehidupan Membacalah agar mengenal dunia luar Membacalah agar tak dipermalukan Membacalah untuk masa depan Entah kenapa? Kau abaikan buku-buku Kau sia-siakan sumber ilmu Bahkan,  kau bakar pengetahuan Kau hanya anggap mereka tiada Berada tapi tidak berarti Kau anggap mereka figuran Hanya berperan dalam pajangan Tidakkah kau perduli mereka Yang saat ini menangis meronta-ronta Saat tubuhnya tak lagi difungsikan Saat tubuh terdiam dalam balutan debu Sombongkah? Debu dan usang kau anggap biasa Tobek,  rusak kau biarkan saja Hilangpun kau anggap biasa Dimankah hati nurani mu? Kau tak perlu mencari kesana kemari Didepan mata saja sudah mendatangi Namun,  kau anggap mereka sampah meja Bukuku telah tiada Ilmuku rusak telah hilang Pengetahuan tak lagi berguna Ke...

ILMUKU TELAH LENYAP

ILMUKU TELAH LENYAP       Membacalah agar kau paham Membacalah jika kau sendiri Membacalah jika ingin mengalahkan Untuk memberantas kebodahan Membacalah agar tau arti kehidupan Membacalah agar mengenal dunia luar Membacalah agar tidak dipermalukan Untuk kunci masa depan Entah mengapa ? Kau abaikan buku-buku Kau sia siakan sumber ilmu Hingga kau bakar sumber pengetahuan Kau hanya anggap mereka tiada Seberapa tapi tidak berarti Kau anggap mereka figura Hanya berperan sebagi pajangan Tidakkah kau peduli mereka Yang saat ini menangis merenta-ranta Saat tubuhnya tak lagi di fungsikan Saat tubuhnya terdiam balutan debu Sombongkah? Debu dan usang kau biasa Robek, rusak kau biarkan saja Hilang pun kau anggap biasa Dimanakah hati nurainimu Kau tak perlu mencari kembali Didepan mata saja sudah mendatangi Namun kau anggap mereka sampah meja Buku-bukuku telah tiada Ilmuku rusak telah hilang Pengetahuan tak lag...