Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label artikel

Menulis dari Akar: Pelatihan Artikel dan Esai Bersama Dian Nafi, Menggali Kekuatan Budaya Lokal

 Menulis dari Akar: Pelatihan Artikel dan Esai Bersama Dian Nafi, Menggali Kekuatan Budaya Lokal “Menulis itu bukan hanya soal merangkai kata, tapi juga membumikan nilai.” Kalimat itu menjadi pembuka dari Dian Nafiatul Awaliyah—akrab disapa Dian Nafi—saat mengisi sesi pelatihan penulisan artikel dan esai yang berakar pada budaya lokal. Dalam pelatihan yang dihadiri berbagai kalangan—dari mahasiswa, dosen, guru, penulis muda, hingga pegiat komunitas—Dian mengajak peserta menyelami ulang tempat berpijak mereka. “Seringkali kita terpesona oleh budaya luar, padahal tanah tempat kita berdiri penuh kisah dan kearifan,” ujarnya. Sebagai penulis yang produktif sekaligus arsitek dan peneliti, Dian tidak hanya berbicara soal teknik menulis. Ia membagi pengalaman riset lapangan, proses mengubah temuan budaya menjadi narasi yang menggugah, dan pentingnya menjaga konteks lokal dalam setiap tulisan. Sesi pelatihan ini mengalir seperti obrolan di beranda rumah: hangat, reflektif, dan membangk...

Menjadi Juri Lomba Menulis Artikel Sejarah Demak

 Menjadi Juri Lomba Menulis Artikel Sejarah Demak Menjadi juri dalam lomba menulis artikel tentang sejarah Demak adalah pengalaman yang sangat berkesan. Sebagai seorang yang memiliki minat mendalam pada sejarah dan filosofi nilai-nilai budaya desa, kesempatan ini memberikan perspektif yang kaya dan beragam mengenai cara pandang para peserta terhadap sejarah Demak. Sebelum lomba dimulai, saya menghabiskan waktu untuk mempelajari kriteria penilaian yang telah disusun oleh panitia. Kriteria ini mencakup keaslian konten, keakuratan sejarah, kemampuan naratif, dan gaya penulisan. Saya juga menyempatkan diri untuk membaca beberapa referensi sejarah Demak, termasuk asal-usul nama tempat dan tokoh-tokoh penting yang berperan dalam sejarahnya. Persiapan ini penting agar saya dapat menilai dengan objektif dan adil. Saat artikel mulai berdatangan, saya langsung tenggelam dalam bacaan yang mengagumkan. Setiap artikel memberikan warna dan nuansa tersendiri. Ada yang menyoroti aspek politik dan ...

DEMAK: Research Roadmap Dian Nafi

 DEMAK: Research Roadmap Dian Nafi Housing and Built Environment Models in Flood-Prone Areas: A Comprehensive Approach to Resilience women empowerment at demak coastal region Sustainable Architectural Innovation: Floating House Design for Demak Coastal Area Demak Coastal Conflict Resolution Efforts to Address Submerging Areas Due to Shrinkage and Tidal Flooding  The Identity of Demak: Unveiling Culture, Architecture, Heritage and Historical Significance Hybrid Cultural Festivals of Demak for Halal International Tourism Hybrid Grebeg Besar and Syawalan for International Tourism of Demak challenge and strategies for internationalizing Demak tourism Analisis Arsitektur Lawang Bledheg Di Masjid Agung Demak: Interpretasi, Mitos, Dan Nilai-Nilai Inkulturasi The Role of Women in the Preservation of Masjid Agung Demak: A Study of Attendance at Selosonan and Minggu Awal Gathering/Pengajian Masjid Agung Demak: A Manifestation of Local Culture Upholding Democratic Values

REFLEKSI DI HARI SANTRI

REFLEKSI DI HARI SANTRI Ada banyak hal yang berputar-putar di kepala menjelang hari santri ini. HARI SANTRI, RESOLUSI JIHAD, ARSIP NSA Diluncurkannya arsip 65-66 NSA shrsnya membuka mata kita bhw amerika&anteknya dr dulunya(&mgkn hingga kini) memanfaatkan sentimen agama kt Yg agak seram adl 22 okt itu ditetapkan sbg hari santri based on deklarasi jihad santri waktu itu lawan penjajah. Tp NSA amerika hari ini.. ..buka arsip 65-66 ttg jihad ribuan Anshor waktu itu(yg pasti krn terprovokasi hoax dst) yg balik membantai ribuan org2 yg dianggap komunis Jd hmmm... Amrik&antek2nya jelas mengincar kita. Dulu, kmrn, hari ini, besok dst sampai akhirnya kita kalah, habis. Mau?  SANTRI, CROWD FESTIVAL, HIBAH/GRANT, VOLUNTEERING, PROFESIONAL uwrf, miwf, alf, sampai dengan life-nya salihara, kurasa fest-nya barangkali sdkt byk ada hibah/grant/sponsor & semacamnya. nah, yg hebat tuh kf maupun fest bb kmrn ...

Dari Redaksi DeMagz

Dari Redaksi DeMagz Colourful Journal For Beautiful Life. Demikian tagline yang kami usung di  tahun ini. Roda takdir membawa kehadiran De Magz ke tengah–tengah kita. Mengutip ungkapan mas Prie GS, kita ini sesuai titahNya saja. da di dunia dengan sebuah tugas, dan semua itu kan mandat . Mungkin suatu masa kita menjadi ustadzah di pesantren, suatu waktu menjadi arsitek di proyek, suatu hari menjadi penulis atau penerbit, suatu ketika duduk bersama orang-orang kreatif membahas pro-bono movement . Ah, tentang pro-bono ini akan kita bahas khusus suatu ketika nanti. Opo njuk kita resah? Gelisah? Kenapa aku di sini, kenapa aku tidak di sana? Please, Stop! Terkadang kedudukan bisa melenakanmu. Korupsi dan segala macam kebusukan bisa saja mengalihkan asal mula perjuangan yang dulu berangkat atas nama rakyat. Jadi ambil hikmahnya. Semua itu mandate (dariNya). De Magz demikian juga. Semoga kehadirannya MENGGERAKKAN kita semua untuk BERINOVASI bers...

DeMagz Look For Your Contribution

DeMagz Look For Your Contribution Rubrik yang ada di media DEMAGZ sosial pendidikan event/ acara / agenda sastra cerpen puisi review buku budaya humanisme opini kuliner fashion life style berita/ hits/ update olah raga profil Kirim tulisanmu ke demagzcie@gmail.com atau via wa 081328767574

Kirim Artikel Dan Dapatkan Hadiahnya

Kirim Artikel  Dan Dapatkan Hadiahnya Ada yang seru di bulan November ini! Ada #DNChallenge !!! Tantangannya adalah:Kirimkan artikelmu ke email hasfagroup@gmail.com Subject: #DNChallenge_nama_judul artikel Minimal 500 kata, Times New Roman 12, spasi 1,5 Tema pilihannya adalah: - Enterpreneurship - Traveling - Pendidikan - Literasi http://www.dian-nafi.com/ Hadiahnya: 2 artikel terbaik mendapat paket buku senilai @ Rp 250rb 3 artikel favorit mendapat paket buku senilai @ Rp 150rb 5 artikel pilihan mendapat paket buku senilai @ Rp100 rb Artikel enterpreneurship akan tayang di http://www.hybridwriterpreneur.com/     Artikel literasi akan tayang di http://www.hasfa.co.id/   Artikel pendidikan akan tayang di http://www.demagz.web.id/ Artikel traveling akan tayang di http://www. writravelicious. com Jangan lupa share postingan  atau banner  #DNChallenge ini di akun sosmed-mu ya. Mention ...

TEMUKAN BAKATMU!

Ba-kat!? Oleh D. Kurniawan S. Psi - DeMagz -  Barbara Clark (1983) menyebutkan beberapa alasan anak berbakat membutuhkan pendidikan khusus: Keberbakatan muncul dari proses interaktif di mana tantangan dari rangsangan lingkungan membawa keluar kapasitas yang dimiliki diri sendiri dan memprosesnya. Sistem politik dan sosial kita bersandar pada prinsip demokratis. Jika sekolah menyediakan pendidikan yang sama untuk semua anak, berarti ini mengingkari adanya hak perkembangan pendidikan yang cocok bagi anak berbakat. Pada ‘poin a’ menyatakan, “Keberbakatan muncul dari proses interaktif di mana tantangan dari rangsangan lingkungan membawa keluar kapasitas yang dimiliki diri sendiri dan memprosesnya.” Jadi untuk memunculkan keberbakatan, kita perlu tantangan di bidang keberbakatan kita. Hal ini seperti cerita di film-film. Seseorang yang sebelumnya bukan siapa-siapa, tak guna. Tokoh utama yang biasa-biasa biasanya bertemu masalah....

Kiat Menulis Dengan Scamper

Kiat Menulis Dengan Scamper Seorang penulis yang baik adalah penulis yang tidak terpaku pada ide yang pertama kali keluar. Baginya, ide adalah sesuatu yang bisa terus bergerak, berubah. Bahkan sebenarnya, ide pertama yang keluar dalam benaknya adalah ide yang paling biasa-biasa saja, kurang orisinal. Mengapa/ Karena otak kita biasa melakukan asosiasi terdekat. Semakin lama kita memikirkan ide tersebut, kita akan mencari sesuatu yang asosiasinya tidak dekat. Lama-lama kita akan menemukan sesuatu yang lebih orisinil dibandingkan ide pertama kita. Salah satu cara untuk mengolah ide tersebut adalah dengan menggunakan sistem Scamper. Scamper adalah sembilan prinsip berpikir kreatif yang diciptakan oleh Alex Osborn dan emudian disusun ulang oleh Bob Eberle.  Kesembilan prinsip berpikir itu adalah: S (Substitute) = Mengganti C (Combine) = Kombinasi A (Adapt) = Menyesuaikan M (Magnify/Modify) = Memperbesar/Memodifikasi P (Put to other use) = Memanfaatkan untuk kegunaan lain E (...

Membranding ulang DEMAK

Membranding ulang DEMAK “lir ilir lir ilir Tandure wis sumilir Tak ijo royo-royo Tak sengguh penganten anyar Cah angon- cah angon Penekno blimbing kuwi Lunyu- lunyu penekno Kanggo mbasuh dodot iro Dodot iro- dodot iro kumitir bedah ing pinggir Dondomono jlumatono Kanggo sebo mengko sore Mumpung jembar kalangane, mumpung padhang rembulane Yo surak’o surak hiyoo” Lagu itu sangat familier di telinga sebagian masyarakat Indonesia, utamanya penduduk pulau Jawa. Lagu gubahan Sunan Kalijogo yang sarat makna. Salah satunya adalah makna perubahan. Transformasi diri untuk bergerak aktif, senantiasa bekerja keras, pantang menyerah tak peduli seberapa besar halangan yang menghadang. “cah angon”, alias pemuda. Sebagaimana diketahui, generasi muda memegang salah satu peran sebagai iron stock alias stok pemimpin masa depan bangsa. Didadanya lah telah disematkan tanda sebagai agent of change, anashir taghyir, agen perubahan.  Kesadaran...

PABRIK KREATIF

PABRIK KREATIF CREATE OUR OWN LUCK Indonesia now only have 0.38% entrepreneurs of our population while Malaysia has 3% and Singapore has 7%. We need the minimum 2% of population to be entrepreneurs to gain nation’s prosperity. As entrepreneurs create jobs and change life one person at a time. We still have plenty of room to grow, more than 50% of population are young people under 29 years old, and we have the biggest market out of 650 million people in South East Asia.  All we need to do is starting . Big or small business, the most important thing is to start moving. Because as you move, no matter how small step you take, you’ll be ‘lucky’ -  Create Your Own Luck Ibu Mari Elka Pangestu said, “ Real role of entrepreneurs stretches beyond business, because entrepreneurs great assets are their idea, creativity and innovation . Entrepreneurs tackle group problems of poverty and inequity and their innovations enable us to have a better life as well as to lead from develop...