Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label tradisi

Hybrid Paradox: Seni di Persimpangan Tradisi dan Globalisasi

Hybrid Paradox: Seni di Persimpangan Tradisi dan Globalisasi Mengapa Seni Selalu Berada di Persimpangan? Di era globalisasi yang serba cepat, seni mengalami perubahan yang signifikan. Ia tidak lagi terbatas pada batas-batas geografis atau identitas tunggal, melainkan menjadi ruang negosiasi yang dinamis antara tradisi dan inovasi, lokalitas dan globalisasi, serta ekspresi personal dan kepentingan kolektif. Inilah yang saya sebut sebagai Hybrid Paradox —konsep yang mengangkat ketegangan antara dua kutub yang tampaknya bertentangan, tetapi justru melahirkan kreativitas baru yang unik dan relevan dengan zaman. Tentang Buku Ini Buku Hybrid Paradox: Seni di Persimpangan Tradisi dan Globalisasi lahir dari pengamatan, pengalaman, serta penelitian saya sebagai akademisi, seniman, dan aktivis budaya. Buku ini mengeksplorasi bagaimana seni berkembang dalam lanskap digital, bagaimana media sosial membentuk identitas seniman dan komunitasnya, serta bagaimana seni berperan sebagai alat refle...

Upcoming Book dari Dian Nafi dkk: Cerita-Cerita Lokal Demak

  Upcoming Book dari Dian Nafi dkk:  Cerita-Cerita Lokal Demak Akhir tahun kemarin, sebenarnya seleksi tulisan untuk calon antologi cerita-cerita lokal Demak ini sudah digelar. Komite Sastra Dewan Kesenian Daerah Demak bersama  Sektor Penerbitan dan Publikasi Komite Ekonomi Kreatif Demak mencari cerita-cerita dari daerah-daerah di Demak, baik asal-usul nama desa, kampung, dusun, cerita-cerita lokal, budaya-budaya dan tradisi-tradisi lokal berikut local wisdomnya.  Karena ada banyak sekali potensi cerita-cerita lokal Demak (jumlah desanya saja ada 254 desa, belum lagi jumlah kampung dll nya), maka antologi cerita-cerita lokal Demak ini akan dibuat berseri. Seri pertamanya insya Allah segera digodhog. Berikut alternatif beberapa covernya. Kalian lebih cenderung suka cover yang mana? Btw, buat teman-teman yang juga mau urun mengirim tulisan terkait local wisdom Demak, silakan kirim ke hasfagroup@gmail.com dengan judul email: local wisdom demak. 2- 8 halaman A4 Times new...

Megengan: Bincang Budaya RRI dan Dian Nafi

Megengan: Bincang Budaya RRI dan Dian Nafi Tanggal 7 Mei 2020 jam 16.00 WIB sampai selesai, ada topik tentang Megengan saat acara  Bincang Budaya RRI dan Dian Nafi Megengan tradisi masyarakat jawa pada umumnya khususnya di jawa tengah, jawa timur, dan yogyakarta dalam menyambut bulan Ramadhan, megengan diambil dari bahasa Jawa yang artinya menahan. Ini merupakan suatu peringatan bahwa sebentar lagi akan memasuki bulan Ramadhan Megeng berarti menahan diri. Mengenali jati diri. Terkendali di jalan Ilahi. Megengan wujud syukur menyambut bulan Ramadhan suci, dg silaturahim & memaafkan. Tersimbol dalam ritus kue ‘afwan. Lisan Jawa jd apem Tiap menjelang Ramadan ada tradisi ‘punggahan’ atau ‘megengan’. Tiap rumah bawa makanan ke masjid/musholla buat didoain bareng.  Megengan ala covid-19. Didongani sendiri, diantar ke tetangga satu per satu. biasane cukup dibawa ke musala... Kue apem merupakan simbol permohonan ampun untuk segala dosa & kesalahan yg pernah ...

Dugderan: Bincang Budaya RRI bareng Dian Nafi

Dugderan: Bincang Budaya RRI bareng Dian Nafi Tanggal 5 Mei 2020 jam 16.00 WIB sampai selesai, ada topik tentang Dugderan saat acara  Bincang Budaya RRI dan Dian Nafi Dugderan  adalah tradisi yang diselenggarakan di banyak kota di Jawa, menjelang Ramadhan datang.  Dugderan juga merupakan festival tahunan dari Kota Semarang yang diadakan seminggu sebelum bulan suci Ramadhan. Dugderan sudah dilaksanakan sejak tahun 1882 saat Semarang berada dibawah kepemimpinan R.M. Tumenggung Ario Purbaningrat. Sejak masa kolonial, perayaan dugderan dipusatkan di Masjid Agung Semarang atau Masjid Besar Semarang (Masjid Kauman) yang berada di kawasan Kota Lama Semarang dekat Pasar Johar. Biasanya ada acara kirab warak ngendog warak ngendog itu merupakan hewan mitologi yang sakti Sebagian besar warga Semarang hanya tahu Warak Ngendog sebagai mainan ukuran besar yang diarak menjelang dugderan. Padahal, nih, ada cerita seru di baliknya.Dugderan itu akulturasi antara budaya Arab+Jaw...

Dandangan: Bincang Budaya RRI dan Dian Nafi

Dandangan: Bincang Budaya RRI dan Dian Nafi Tanggal 3 Mei 2020 jam 16.00 WIB sampai selesai, ada topik tentang Dandangan saat acara  Bincang Budaya RRI dan Dian Nafi Dandangan merupakan tradisi yang menerjemahkan hadits tentang Tarhib Ramadlan.  Barangsiapa gembira menyambut Ramadhan, Allah haramkan api neraka menyentuh badannya. (HR Muslim) Marhaban Yaa Ramadhan. Tarhib Ramadhan. Bergembira menyambut bulan suci ramadhan Tarhib artinya menyambut  Ramadhan memang wajib disambut  Disambut dengan riang gembira  Ramadhan adalah tamu agung Memuliakan tamu adalah karakter seorang muslim  Dandangan adalah tradisi peninggalan Sunan Kudus sejak 450 tahun lalu, yang dilakukan untuk menyambut datangnya awal Ramadhan.  Menurut sejarah, nama ”dandangan” berasal dari suara beduk Masjid Menara Kudus yang berbunyi dang, dang, dang saat ditabuh untuk menandai awal bulan puasa. Dandangan merupakan tradisi penyambutan R...