Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label cerpen

Kursus Menulis Cernak Cerita Pendek untuk Anak

 Kursus Menulis Cernak Cerita Pendek untuk Anak Apakah kemerosotan moral menjadi salah satu hal yang juga mengganggu dan menggelitik pikiranmu? Apakah kamu juga ingin berperan serta dalam mencegah kerusakan yang lebih parah bagi generasi penerus negeri tercinta ini?  Yuk ikuti kelas menulis cerita anak bersama dian nafi Cerita Anak juga berperan penting bagi pembentukan karakter dan people development serta personal growth.  Berikut kelas menulis cernak di udemy:  https://www.udemy.com/course/menulis-cernak-cerpen-cerita-pendek-untuk-anak/ Dapatkan pula buku-buku people development karya dian nafi berikut beberapa di antaranya KEBAIKAN YANG MENGULAR https://play.google.com/store/books/details/Dian_Nafi_Kebaikan_Yang_Mengular?id=hR-sEAAAQBAJ I RI MENGALIR SAMPAI JAUH https://play.google.com/store/books/details/Dian_Nafi_Iri_Mengalir_Sampai_Jauh?id=P--oEAAAQBAJ DARE TO BE: KEBERANIAN MENJADI https://play.google.com/store/books/details/Dian_Nafi_Dare_To_Be?id=yvirE...

Mata Api

Mata Api Putri Campa menahan napas, berusaha keras menyembunyikan rasa panas dalam hatinya. Sudah tak terhitung banyaknya nyinyiran dan cemooh yang dia dengar dari permaisuri, pendamping utama raja brawijaya V yang beberapa bulan ini menjadi suaminya juga. Kalau saja Putri Campai tidak ingat tujuan utamanya berasa di sini, tentlah dia akan menyerang perempuan yang dilanda cemburu itu. Yang Putri Campa tak habis pikir, kenapa dari semua selir sang prabu, hanya dirinya lah yang terus menerus digempur. Kena berbagai tuduhan dan terutama tatapan mata apinya yang membakar. Sembari menahan kalut dalam dadanya, Putri Campa mengemasi satu persatu barang miliknya. Sekarang dia tak lagi punya banyak pilihan. Sang prabu sudah memutuskan bahwa dia harus pergi dari istana Majapahit ini. Meskipun perutnya sudah makin membesar. Mungkin juga justru kehamilan inilah yang membuat permasisuri makin bernafsu menyingkirkannya. Walaupun kalau dipikir-pikir, kenapa harus Putri Campa yang p...

Bagaimana perasaanmu jika menjadi Putri Campa?

Bagaimana perasaanmu jika menjadi Putri Campa? Seorang selir Brawijaya V, Raja Majapahit terakhir, yang harus diungsikan ke Palembang karena sang permaisuri cemburu berat padanya. Maka dalam keadaan hamil, Putri Campa menyeberangi lautan menuju Bumi Sriwijaya. Beliau dipasrahkan kepada Aryo Damar, putra Brawijaya V dengan seorang perempuan Bali. Alhamdulillah aku berkesempatan menziarahi makamnya di Palembang, juga mengunjungi tempat-tempat di mana dulu Putri Campa tinggal dan melahirkan seorang anak laki-laki yang kemudian diberi nama Jin Bun alias Hasan (kelak kemudian dijuluki Raden Fatah) Karena itulah Palembang dan Demak memiliki keterikatan yang sangat erat. Saat berziarah ke kawasan makam Ki Gede Ing Suro Palembang, kutemukan stempel Jipan lambang simbol kerajaan Demak ada di salah satu dinding bata pembatas area yang di dalamnya terdapat sembilan makam pemuka dari Demak. Piring-piring keramik Cina yang menempel di dinding-dinding kayu salah satu rumah limas ...

THE OLD CITY AND THE YOUNG MAN

THE OLD CITY AND THE YOUNG MAN Oleh Dian Nafi Memasuki kota tua ini, bayangan wajahnya semakin lekat dalam benak dan bahkan tampak nyata dalam pandangan mataku yang terpejam. Lesung pipitnya yang dalam, senyum yang khas dengan gigi gingsulnya, lengan kukuh dengan jemari lentiknya, bulu lembut di kulit coklatnya, kepasrahannya akan lekukanku yang luwes tiap pagi yang dingin dan senja yang meluruh. Lelaki muda itu, kukira aku yang mematahkan hatinya. Namun saat ini bisa kurasakan, akulah yang terbenam dalam ketidakadilan rekayasa ini. Aku yang terbujur kaku dalam kenangan yang tak mau sembunyi. Kental dan semakin mencengkeram kuat ketika diriku berada seinchi demi seinchi lagi memasuki kampung tempat tinggalnya, tempat aku pernah setahun menghisap kehangatan dan keluguannya. ** “Apa artinya ini, mbak?” Matanya yang sendu dan sayu mencari jawab dari rengkuhanku yang tiba-tiba begitu saja mengalun di bawah langit biru kota paling eksotik yang kukenal. “Bukan apa-apa”...

SelaSA eSAi

SelaSA eSAi Sore : 15.30 – 17.30 WIB Hasfa Camp: Cempaka 8/D3 Perum Wijaya Kusuma 2 (belakang SMAN 1) Demak Lokasi :  https://g.page/HASFA Daftar:   klik    bit.ly/wahasfa ** Pilihan kelas Hasfa Camp lainnya: senEN cerpEN selaSA eSAi raBO BlOG kamIS jurnalIS jumAT curhAT sabTU TUlis buku mingGO GO digital ahad NyOre NOvel ** ** Ingin mengundang dan bekerja sama juga untuk kelas dan sharing kepenulisan, seminar, pelatihan? klik    bit.ly/wahasfa atau SMS/WA 081328767574 atau line diannafi57 untuk terhubung langsung dengan nara sumber ** Mau ikut   pelatihan-pelatihan bermanfaat ? Daftarkan diri segera ke  Hasfa Camp! Butuh space, meja dan layanan internet untuk start-up mu?    Butuh teman dan mentor untuk networking dan brainstorming? Yuk gabung ke  Hasfa Coworking Space Follow also our sosial media account: FB page :  https://www.facebook.com/HasfaCreative ...

Ketika Rasa Bertahmid

Ketika Rasa Bertahmid Cerpen by Risma Aku bukanlah wanita yang sepenuhnya baik. Akhlakku belum sesempurna wanita lainnya. Namun ,  aku s e lalu belajar untuk lebih mencintai dan mentaati Sang Ilahi Rabbi. Memperbaiki sedikit demi sedikit untuk hijrah dan men g okohkan istiqomah kepada-Nya. Nafisya Khumairah , itu namaku . Aku biasa dipanggil Fisya. Aku bertempat tinggal di Demak, bersama keluarga Budhe Imah. Aku memang jauh dari orang tua, problem  yang terjadi mau tak mau harus membuatku berpikir lebih dewasa lagi dan positif dalam menyikapi keadaan sekitar. Ibu, Bapak ,  dan mas Ryan tinggal di   Jakarta. Mereka hanya pulang jika lebaran atau ada kepentingan saja. Rindu itu abu-abu aku kurang bers e ni untuk mengungkapkannya selain dalam sujud sajadah terbentang. Malam itu aku tengah menonton acara pertandingan pencak silat di salah satu Gor kota Kudus. Inilah hobi yang kusukai  sejak SMP. Menekuni hobi te rsebut terkadang membuatku h...