Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label International

Keliling Dunia Yuk via Academia!

Keliling Dunia Yuk via Academia! Alhamdulillah dapat kesempatan untuk ke Spanyol juga, tapi  karena keterbatasan dana terpaksa hanya bisa presentasi paper via online.  International Conference ke Spanyol ini adalah salah satu dari belasan (atau puluha ya?) international conference yang aku ikuti. Semuanya berawal dari masa covid yang  memberikan banyak waktu luang, dan beberapa tugas saat kuliah S2 master kebijakan publik untuk bisa mengirim paper ke jurnal dan conference. Eh ternyata aku kecanduan terus. Dan tahu-tahu jadi banyak banget. Nih dia beberapa di antaranya:  EROPA 2019. Women Poverty and Radicalism, 19 June, The 2 nd  Biennale International Converence, at Radboud University Nijmegen, Netherland  2021. Community Reading Space for Resilient City, September, at Eurasia Business Economic Society, Poland. 2021. Hybrid Learning Space by Literary Activist, September, at The 4th International Conference on Teaching, Learning,Education, Zurich 2021. Hybr...

International Conference: Islam, Constitution and Supremacy of Law

2 webinar bareng pagi ini. - international conference: islam, constitution and supremacy of law Ada prof nadhirsyah hosein dan pak dubes tantowi yahya - sekolah merdeka, ada mbak butet manurung Sekolah merdeka berpihak pd kebenaran, organik, mengalir dan kontekstual Pengalaman kehidupan beragama di selandia baru - tantowi yahya Ateis mengalami kenaikan signifikan. Rumah ibadah kristen dan katolik mulai kosong dan bahkan dibeli komunitas muslim jd mesjid. 3 th berturut2 new zealand dinobatkan sbg negri paling islami di dunia. Hasil survei dimuat di global economic journal Ada 4 aspek knapa islami Hukum dna pemerintahan Hubungan internasional Rule base government dibuat dr UU sampai peratiran di bwhnya Pemerintahan bersih scr fisik daerah maupun pelaksanaan pemerintah. Indeks korupsi rendah. Hak seluruh WN dijamin termasuk smùa pemeluk agama, yg tinggal ataupun pendatang Sayangnya new zealand belum punya politisi muslim Ekonominya berkeadilan Hubungan internasional: t...

Jakarta International Literary Festival Day 4

 Jakarta International Literary Festival Day 4 Yang ngerjain instalasi semuanya di exhibition, panggung luar maupun elemen lainnya justru konsultan arsitektur lho. Iya sih arsitek memang bisa apa aja. Ada wall yang menampilkan Koran koran jaman dulu. Sebagian ditulis dalam bahasa belanda, bahasa Melayu dan bahasa Indonesia. Ada juga pojok yang menceritakan tentang  pengaruh sastra tionghoa dan melayu pada masa kolonial dulu Ada wall fame nya juga. Imagine someday your face and your name will be on the wall. Aamiin Hari keempat symposium tujuh The Sourthen Common Theme Dilemma ada Legodele Seganabeng dari Botswana, Sharlene Theo dari Singapura, Intan Paramadhita.  Akhirmya ketemu Intan Paramadhita setelah selama ini cuma dengar namanya kayak hantu aja yang dia tulis dalam karya karyanya. Ternyata memang cerdas banget. Kita suka salah asumsi dan persepsi kalau cuma lihat dari jauh dan melihat dari tampilan permukaan aja. Padahal pas tahu dan dengar lan...