Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label parenting

Islamic Parenting

Islamic Parenting BACA JUGA: Webinar Workshop Parenting 4.0 Alhamdulillah kemarin aku berkesempatan ikut webinar Islamic parenting Berikut beberapa petikannya. Operasional pembiasaan membentuk kebiasaan sesuai waktu kebiasan beribadah kebiasaan mencintai kebiasaan memberi kebiasaan pdeuli kebiasaan menimbang skala prioritas kebiasaan mengukur efektifitas efisiensi kebiasaan disiplin Operasional pelayanan siap melayani dialog tiap saat membnatu menghadapi kesulitan memperbaiki hubungan bermasalah membimbing dalam bersikap bertindak mengarahkan pada pilihan terbaik membangun sikap percaya diri membangun kemandirian membantu terbentuknya integritas diri memberi tugas dan tanggung jawab harian mengikuti perkembangan karakter dan prestasi Aktivitas kepengasuhan latihan pidato diskusi simulasi workshop kerja bakti permainan positif tugas dan tanggung jawab sosial organisasi kepanitiaan studi banding Alat evaluasi kepengasuhan menilai pada se...

Webinar Workshop Parenting 4.0

Webinar Workshop Parenting 4.0 Kalau orgtua tdk netral dan keprobadiannya lemah, kakak adik akan berseteru kalau otak reptilnya menyala. Ktk otak reptil padam, mrk rukun Kalau gugup, otak reptil aktif. Org asing dianggap ancaman Kalau marah saat rutinitas terganggu, teritori terganggu,krn otak reptil nyala Otak mamalia terkait kasih sayang. Ktk masih kecil jk anak tdk dpt stimulasi otak mamalianya, sentuhan, perhatian, kebutuhan emosi, anak akan caper dan gampang baper. Kalau didorong mandiri, anak makin merasa tertolak Kapanpun anak mau nempel, iyakan. Stlh anak merasa secure, tenang, ia akan pergi dg sendirinya. Kalau sedih ditinggal mati ayahnya, otak mamalianya merasa kehilangan. Insecure. Butuh tempat berpijak dipenuhi kebutuhan cinta shg anak akan mandiri. Jk siap, anak mandiri alamiah Selama anak msh ingin sama kita, biarkan. Paling cuma sebentar. Otak manusiawi tempat berpikir rasional, matang di usia 25 th. Remaja saja belum matang. Bahkan sangat...

Kiat Parenting Tumbuhkan Minat Baca

Kiat Parenting Tumbuhkan Minat Baca Siapa yang paling bertanggung jawab dalam menumbuhkan minat baca anak anak kita? Tentu saja orang tua. Guru, saudara, tutor, guru les dan orang orang lainnya tentu bisa juga menjadi pihak yang mendukung terdorongnya anak memiliki minat baca juga.  Kadang mereka bahkan punya peran lebih besar daripada orang tua, apalagi jika orang tuanya sibuk.  Sehingga kadang tugas dan peran parenting ini juga dilakukan bersama sama antara orang tua, guru dan pihak pihak lain yang mungkin berkegiatan bersama anak.  Sinergi yang baik dari semua pihak tentu akan  membawa hasil yang lebih cerlang juga. Berikut ini beberapa kiat parenting untuk menumbuhkan minat baca anak anak kita. Kiat yang pertama, tentu saja contoh dan teladan. Orang tua, guru dan mereka yang menjadi panutan mestinya memberikan contoh dan teladan yang baik. Dengan cara membaca buku buku maupun bahan bacaan lainnya. Jika anak anak melihat langsung bagaimana para orang t...

Menyelesaikan Persoalan Buruh Migran (day 2)

Menyelesaikan Persoalan Buruh Migran (day 2) Baca rangkuman hari pertama di   https://www.hasfa.co.id/2019/09/onemore-hasfa-foundation-contribution.html   Harus menemukenali agar nyambung antara sebab mendasar, dampak dan solusi. Tingkatkan pemahaman agar punya kesadaran kritis. Shg tdk menyalahkan diri, tdk menyalahkan org lain. Cari kmbing hitam ataupun pasrah pd magis. #advokasi Bekerja tdk sesuai krn majikan terlalu eksploitatif. Dampaknya pmi sakit. Harusnya ada poll utk pengaduan. Paspor ditahan sebab spy pmi kerja sesuai keinginan majikan. Danpaknya gak bisa lari. Hrsnya paspor dipegang pmi. Tdk ada uang makan krn majikan tdk tunaikann kwjb Hrsnya ada uang nakan. Tdk keluar sebab dilarng majikan. Dampaknya tdk tahu info.Hrsnya diberi masa libur Dilarang komunikasi keluarga spy kerja terus.Dampaknya keluarga khawatir. Hrsnya hak komunikasi. Tdk bs kelola uang sebab tdk trampil. Dampak tdk py aset.hrs usaha Keluarga memburuk sebba kurang komunikasi dan ...