Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label memoir

Menulis Memoar dan Biografi yang Menggugah

 Menulis Memoar dan Biografi yang Menggugah: Bukan Soal Terkenal, Tapi Soal Bermakna Apa yang membuat sebuah memoar membekas dalam hati pembaca? Bukan karena tokoh utamanya selebritas. Tapi karena kisahnya jujur, menyentuh, dan ditulis dengan nyawa. Menulis memoar atau biografi bukan hanya tentang kronologi peristiwa. Ini tentang memaknai luka, merayakan tawa, dan menyulam waktu menjadi kisah yang menyala. Lewat buku "Menulis Memoar dan Biografi" , Dian Nafi mengajak kita menyelami teknik, pendekatan, dan cara pandang baru dalam menulis memoar dan biografi. Bukan dengan gaya kaku atau datar, melainkan dengan alur yang reflektif, menyentuh, dan orisinal. Di dalamnya, kita akan belajar: Bagaimana mengenali momen-momen yang layak ditulis Bagaimana menulis dengan gaya naratif yang hidup Bagaimana mengolah luka dan perenungan menjadi kekuatan tulisan Dan bagaimana menghindari jebakan cerita yang membosankan Memoar dan biografi bukan hanya untuk orang terkenal. Mereka ...

Buku Baru Dian Nafi di Kampung Heritage Kajoetangan

Buku Baru Dian Nafi di Kampung Heritage Kajoetangan Pagi itu saya berjalan pelan di lorong sempit Kampung Heritage Kajoetangan, jantung warisan tua di tengah kota Malang. Udara masih dingin, aroma kopi hitam menembus celah pintu rumah bata, suara radio Jawa terdengar dari beranda. Di sinilah, di antara tembok-tembok bata peninggalan kolonial, saya memulai naskah buku ini: Memoir Perjalanan dan Arsitektur. Sebuah upaya kecil menulis ulang percakapan saya dengan rumah-rumah tua dan orang-orang yang menjaganya. Kajoetangan bukan sekadar gang-gang sempit. Ia saksi bagaimana Malang tumbuh di tangan orang biasa: warga lokal, keluarga kampung, para penjual di warung sudut gang, bapak tua penjahit yang menempati rumah bergaya Indis peninggalan zaman Hindia Belanda. Dulu, kawasan ini adalah permukiman elite Eropa — banyak rumah dirancang dengan sentuhan perencana seperti Thomas Karsten , arsitek legendaris yang menanam ide “kota taman” di Malang. Dinding bata yang tebal, jendela lebar, ven...

Novel Nyadong Pitulung Nemu Pulung

 Novel Nyadong Pitulung Nemu Pulung Novel biografi yang mengisahkan bagaimana kebiasaan baik seseorang sesungguhnya kembali kepada orang itu sendiri. Sebuah teladan dari seseorang yang  tetap sederhana meskipun kehidupan membawanya naik menduduki suatu posisi yang tak pernah terbayangkan sebelumnya.  Ketundukan dan kerendah hatian serta kepasarahan pada sang Pencipta sejatinya akan  berbuah pertolonganNya di masa-masa sulit sekalipun.  Beberapa alternatif cover novel Nyadong Pitulung Nemu Pulung Novel Nyadong Pitulung Nemu Pulung versi digitalnya bisa dibeli via google play book juga. Klik link ini ya untuk bisa ikut membaca 

Tips Menulis Memoir dan Novel

Tips Menulis Memoir dan Novel ​Hai, apa kabar? Semoga terus semangat membaca dan menulis Berikut beberapa tips nulis yang bisa kami bagikan kali ini. 1. Tips Menulis Memoir Tips Menulis Memoir (1) Tips Menulis Memoir (2) Tips Menulis Memoir (3) Tips Menulis Memoir (4) Tips Menulis Memoir (5) Tips Menulis Memoir (6) Tips Menulis Memoir (7) Tips Menulis Memoir (8) Tips Menulis Memoir (9) Tips Menulis Memoir (10) Tips Menulis Memoir (11) 2.  Kiat Efektif Produktif Menulis 3. Tips Menulis Novel Tips Menulis Novel: SUBPLOT Tips Menulis Novel: PLOT Tips Menulis Novel: PREMIS Karakter Dan Plot Kiat Membuat Hook Nove l Menulis Ide dan Draft Judul atau Naskah Dulu? Tips Menulis Novel: PERGERAKAN Tips Menulis Novel: WRITER'S BLOCK Bagaimana Menghidupkan Adegan? Tips Menulis Novel: ENDING Tips Menulis Novel: NARATOR Tips Menulis Novel: PANTSER atau PLOTTER Spektrum Karya Prolog dan Epilog Kiat Membuat Plot Twist Karakter Yang Tidak Hitam Putih ...

Reread Biografi Steve Jobs

Reread Biografi Steve Jobs gara-gara belakangan baca ulang biografi Steve Jobs, kayaknya aku jadi ikut terbawa jiwa pemberontakannya deh. Btw, ini pembacaanku terdahulu atas buku biografi steve jobs karya walter isacsoon ini: https://www.writravelicious.com/2012/01/ngemil-baca-steve-jobs.html steve jobs nih karakternya one man show tapi sukses punya tim besar yg mendukung. #paradox #leadership Mgkn krn steve jobs ketemunya wozniak yg beda skill. Wozniak tekniknya, steve jobs marketingnya. Karakternya juga beda. Wozniak tdk suka tampil, ngalahan. Ketua tim apple justru org lain yg bs menej. Steve jobs jd otak,beri komando plus PRnya. One man show,tp dibackup tim hebat. However dia jago intriguing tim utk bisa mengeluarkan kemampuan terbaik mrk. Jd inget pernah ngerjain novel yg aku merasa banget kalau si empunya penerbit dan yg punya ide novel ini tirakat, wirid dan entah ngapain, tp punya energi kuat yg mendorongku mengeluarkan kemampuan... terbaikku saat itu. Sampai sk...

Tips Menulis Memoir (9)

Tips Menulis Memoir (9) Baca juga: Tips Menulis Memoir (1) Tips Menulis Memoir (2) Tips Menulis Memoir (3) Tips Menulis Memoir (4) Tips Menulis Memoir (5) Tips Menulis Memoir (6) Tips Menulis Memoir (7) Tips Menulis Memoir (8) Memoir bukanlah cerita lengkap kehidupan seseorang. Dia hanya satu bagian, sebuah potongan yang mengemuka karena berbeda dari kebanyakan kehidupan orang-orang. Memoir bukan cerita dari lahir sampai mati. Tapi mungkin hanya beberapa bulan dari kehidupan, tapi kebanyakan orang tidak mengalaminya. Baca banyak memoir bagus, pelajari bagaimana itu ditulis, apa fokusnya dst. Sebuah memoir bagus mirip fiksi, harus beda, menarik, ditulis dengan baik, karakternya kuat dan plotnya menarik.  Berikut beberapa tips menulis memoir: 1. Temukan ceritamu Bagian yang menarik dari memoir adalah peristiwanya, bukan orangnya. hanya selebriti yang menarik jika orangnya yang diceritakan. Kalau orang kebanyakan seperti kita, cerita apa yang bisa memikat orang l...

Tips Menulis Memoir (2)

Tips Menulis Memoir (2) Baca juga :  Tips Menulis Memoir (1)  Tips Menulis Memoir (3) Ini lanjutannya ya.. 7)  Ingat bahwa memoir, seperti novel, dibaca untuk hiburan Memoir bukan non fiksi, tapi butuh ketrampilan kreativitas penulis. Selalu ingat  pembacamu. Jangan fabrikasi, buat sesuatu yang unik, menarik, dan relevan dengan premis-mu. Bagus untuk fair terhadap semua orang dan kejadian dalam hidup,  tapi saat menulis untuk publkikasi bukanitu yang penting. Satu-satunya yang harus diperlakukan dengan fair/adil adalah pembacamu.  Jika pembaca tidak tertarik membaca dua bab tentang pamanmu, jangan taruh itu di buku.  8) jangan abaikan media sosial Ada banyak grup online tentang banyak hal hari-hari ini.  Ada ratusan grup facebook yang juga baca buku yang sama dengan kita, atau tertarik dengan memoir sejenis yang kita tulis.   Untuk penyakit atau trauma tertentu, ada banyak support grup. cari dan bikin kontak, terhubun...