Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label fiksi

Ilmu Komunikasi Untuk Menulis Fiksi

Ilmu Komunikasi Untuk Menulis Fiksi baca juga: Tips Menulis Novel: SUBPLOT Tips Menulis Novel: PLOT Tips Menulis Novel: PREMIS Menarik memang cara kerja memori Sbnrnya, ini salah satu yg dikerjakan oleh penulis fiksi. Main2 dg ingatan sendiri n ingatan narator/tokoh lewat rekayasa alat2 linguistik. Sepertinya, belajar ttg cara kerja memori (secara ilmiah) jadi fardhu ain hukumnya buat penulis fiksi. Ini kek sejenis akar utk menentukan respon2 narator/tokoh atas suatu kejadian secara behavioral & psikologikal. Skali2 coba iseng googling: How Human Memory Works baca juga: Karakter Dan Plot Kiat Membuat Hook Nove l Menulis Ide dan Draft Judul atau Naskah Dulu? Oiya, ada dua buku dasar Ilmu Komunikasi yg (secara gak sengaja) berpengaruh besar sama cara saya nulis hari ini. Anak Ilkom pasti tau. Brent D. Ruben & Lea Stewart - Communication and Human Behavior; dan Richard West & Lynn H. Turner - Introducing Communication Theory. Dua buku itu kek jangkar ...

Fakta Dalam Fiksi

Fakta Dalam Fiksi STATUS dr sebuah karya tulis menentukan bagaimana pertanggungjawabannya dan bagaimana naskah boleh digunakan. baca juga: Spektrum Karya Prolog dan Epilog Kiat Membuat Plot Twist Kata fiksi/novel di sampul buku secara otomatis menggugurkan kewajiban penulis untuk membuktikan kebenaran dari semua pernyataan di dalam buku itu. Betapa pun "bohong2an" kejadian berikut segala unsur2 yg ditulis, penulis tidak boleh dituntut. Seharusnya begitu. Kewajiban pembuktian kebenaran dan pengajuan bukti oleh penulis adalah salah satu STANDAR yg membuat fiksi jadi fiksi (atau sebaliknya, nonfiksi menjadi nonfiksi). Nonfiksi WAJIB memberi pembuktian, Fiksi tidak. baca juga: Karakter Dan Plot Kiat Membuat Hook Novel Menulis Ide dan Draft Misal: Kamu bikin NOVEL berlatar Majapahit pakai nama Gajah Mada sbg tokoh. Di sana kamu bilang klo Gajah Mada perompak. Status Novel scr otomatis menyatakan: 1. Majapahit & GM di buku itu BUKAN Majapahit ...

THAT HAND

THAT HAND Mau baca bagian lain dari Novel Sprint Master by  dian nafi   juga? Baca Bagian 1 Baca Bagian 2 Baca Bagian 3 Baca Bagian 4 Baca Bagian 5 "Waduh, gak bawa colokan yg ke proyektornya". Rizal nyelethuk teringat sesuatu, terhenti sejenak setelah tadi sibuk membenahi dan melanjutkan touch up pada aplikasinya. "Lah terus gimana?" "Gak apa. Ntar kita pakai screenshoot aja." Kelihatan sekali kalau Rizal model santuy. Satu kelebihan jika sdg berada dlm posisi panik. Tp kekurangan juga kalau dipandang dr seharusnya utk pitching mmg hrs sdh punya persiapan. Tp krn aku di situ cuma sbg pendatang, ya apalah aku, tdk bisa menetapkan standarku utk org yg bahkan kutebengi grupnya. "Siapa ntar yg maju pitchingnya. Aku bantu show up in appsnya." Rizal mengedarkan pandang. "Aku gak bisa. Belepotan klo ngomong," Fidi angkat tangan. "Kalau di depan umum gitu, grogi aku," Rois geleng2. Lina mengacungkan telunjuk ke ara...

Mana Sprint Masterku

Mana Sprint Masterku Tadinya kupikir cowok gempal yang ada di depan membuka sesi hacksprint pagi ini hanya memberi pengantar, lalu memanggil sprintmaster yg mirip kamu itu untuk maju ke depan memberi materi spt biasanya. Eh ternyata tidak. Dia terus bicara lebih tepatnya menggumam sih .menyampaikan materi hari ini. Duh, kirain hari ini sprint masterku yang bakal mengisi lagi. Kepalaku menengok ke kanan kiri, depan belakang. Memutari seluruh ruangan besar di lantai tujuh universitas ini dengan mata nanar. Setidaknya kalaupun dia tidak ada di depan menjadi.. pemateri, keberadaannya di ruangan ini saja sudahlah cukup untuk memberikan energi hidup buatku. Tapi dia tidak ada. Terdengar dengusan pendek dekat telingaku. Dengusanku sendiri. Kepalaku tertunduk layu. Apalagi dua rekan tim startup ku juga belum datang. Pdhl hari ini.. ..waktunya presentasi dan Pitching. Sementara draft aplikasi, prototype dan mock up nya dia yang buat dan bawa. Makin lemas deh. Ditambah pemateri di dep...