Minggu, 03 November 2019

Novel Sprint Master

 Novel Sprint Master
Image


Alhamdulillah sdh nyicil ngedraft bbrp paragraf sprintmaster.

Kita cicil draft #sprintmaster nya di twitter ya. Kalau sehari 2000 kata berarti hrs berapa cuitan?
1 cuitan 280 karakter. Anggap misal sama dg 30-40 kata. Berarti butuh 60 cuitan berarti Wow banyak. Dan inj sdh hari kedua. Berarti hutang 120 cuitan. Yuk mulai aja ya.

Ini aku bagikan kompilasi cuitan-cuitannya ya.


**


Ufh. Tiba tiba aku menghela nafas pendek saat dalam perjalanan pulang. Kupikir pilihanku hari ini tak akan meresahkanku. Tapi ternyata tidak. Jauh di lubuk hati, sesungguhnya aku menyesal. Sangat. Kenapa tadi diriku tidak bersikukuh untuk mempertahankan dan mengembangkan ideku sendiri. Yg bahkan satu ide saja artinya sdh kupilih yg paling memungkinkan dari 6 ide lain yg juga sempat kubuat draft landing page prototype nya saat uji validitas. Kenapa aku menyerah begitu saja dan memilih bergabung dg tim lain yg mmg sdh komplit minimal anggotanya Pdhl aku tdk begitu suka dg idenya, meski kuakui aplikasi itu dibutuhkan banyak oramg dan banyak pebisnis. Tapi bagiku kurang seru dan menarik. Selain aplikasi kasir alias pos aka point of sale ini sdh pernah ada, bukan hal baru, juga aku merasa kurang nilai disrupsinya. Pdhl kunci startup adlh how disrupt are you?

Tahu tahu setiran motorku melemah. Makin memelan jalannya, seperti rasaku yg makin luruh. Mungkin kyk gini ya rasanya kalau merasa terjebak (meski atas pilihan sendiri) dlm hbgn yg tdk passionate.. Seketika kuingat kisah raho n sambatan alias keluhannya tentang marriage life-nya.

**


Kakiku melangkah panjang panjang dan settengah berlari menaiki tangga menuju venue hacksprint pagi ini. Kebayang akan ketemu sprintmasterku yang gantengnya mirip kamu. Eaaaa. Some one like you lah. Dari perawakan tubuhnya, tebal tipis badannya, liat kulitnya, Rambut lurus runcing runcing dan poninya yang kadang suka dia kibaskan. Bibir tipis yang suka tersenyum aneh tapi menawan. Matanya yang dalam dan tatapannya yang tajam. Juga gestur tubuh yg entah gimana kurasa menguarkan aura dan karisma maskulin yg feminin. Mirip kamu. Bgt.

Sambil menunggu sesi mulai, kumanfaatkan waktu dg bikin draft coretan untuk materi coaching yang insya Allah digelar sebulan lagi. Terus terang aku excited sekaligus cemas. Ini akan jadi pengalamanku sebagai coachee di tema yang ini. Coaching kepenulisan,blog n coding sdh sering Tapi eksekusi konsep2 bukuku sendiri utk jd life coaching ini amanahnya berat banget. Ini berkenaan dg jiwa dan hidup org lain. Kalau caraku mendeliver tdk tepat atau bahkan salah, taruhannya adl khdpn org lain. Yg tadinya ingin dia perbaiki dan tata ulang, tp bs malah ancur



Dlm masa2 spt ini, merancang dan mendevelop program, aku merasa butuh mentor yg tepat. Jd ingat salah satu guru nulisku yg sabar dan baik banget ngasih aku byk pelajaran waktu itu. Bukan sekedar dlm menggali n mengembangkan ide, tp juga strategic plan bisnis, marketing dll

Guru nulisku pertama2 yg tadinya sangat aku kagumi. Tapi booom! Hal2 negatif yg dia perbuat, meski bukan aku korbannya, membuatku kehilangan respek dan memilih utk menghindarinya. Meski itu artinya aku kehilangan guru yg sangat hebat dan sesungguhnya byk berguna.



**

Mau Baca Bagian lainnya dari Novel Sprint Master?

Baca Bagian 2

**

MAU BACA DRAFT NOVEL LAINNYA?
Teman-teman bisa ikut membaca Man Behind The Microphone dan 27 bagiannya di sini

**

Ini dia beberapa rancangan calon cover novel atau novela Sprint Master. (tergantung panjangnya nanti)


Image




kamu suka cover yang mana?Image

Image

dian nafi

writer & blogger

dian nafi. arsitek yang suka jalan-jalan serta menulis fiksi dan non fiksi

0 komentar:

Posting Komentar