colourful journal for beautiful life

Sabtu, 02 Mei 2020

Ada Anak Bertanya Pada Ibunya

Ada Anak Bertanya Pada Ibunya
Berkah Ramadhan, Tadarus dan Tarawih



Tadi petang, saat anak perempuanku terlihat malas-malasan untuk sholat tarawih dan malah duduk mojok dekat pintu keluar (yang sinyal internetnya justru kuat di tempat itu), aku pelan-pelan mendekatinya. 

Nok, kata orang ramadhan itu kayak kepompong, yang mengubah ulat menjadi kupu-kupu. 
Dia tertawa kecil, mengalihkan sejenak pandangannya dari gadget dan mencibirku yang duduk setengah jongkok di depannya. 
Perumpamaan yang aneh, komentarnya. 
Iya, memang gitu yang kudengar. Kita menjadi lebih baik karena ramadlan menyediakan latihan-latihan. 

Dia kembali asyik dengan game ponselnya.

Pernah dengar lagu Bimbo ini belum?
Dengan suara fals aku bersenandung lirih, takut kedengaran adik perempuanku (buliknya anak-anakku yang suka mencemooh kalau mereka lagi down atau tidak semangat)

Ada  anak bertanya pada bapaknya, buat apa berlapar-lapar puasa.

Belum pernah dengar. Tapi aku tahu jawabannya, sahut anakku cepat, mencegatku menyanyikan larik berikutnya.

Apa tuh? responku menanggapi sungutannya yang tajam.

Supaya kita tahu rasa laparnya orang-orang susah.
Kalimat-kalimat berikutnya tidak begitu jelas kudengar karena dia mengucapkannya sambil ndremimil pelan hampir tidak kentara suaranya. 

Ada Anak Bertanya Pada Ibunya, ya kan bapaknya sudah nggak ada, lanjutku bersenandung lirih dan sekaligus berseloroh untuk memancingnya agar sedikit memperhatikanku. 

Berhasil. Kepalanya sedikit mendongak ke arahku. 


Ada anak bertanya pada ibunya, buat apa berlapar-lapar puasa. 
Ada anak bertanya pada ibunya, tadarus tarawih apalah gunanya.

Suaraku agak ketinggian, jadi larik berikutnya nada sedikit kuturunkan.

Lapar mengajarmu rendah hati selalu
Tadarus artinya memahami kitab suci.
Tarawih mendekatkan diri pada ilahi 

Dia tampak tidak mendengarkan. tapi beberapa menit berikutnya aku tahu sesungguhnya dia memerhatikan dan tersentuh. 

Aku melanjutkan senandungku yang fals.

Lihatlah langit keanggunan yang indah
Membuka luas dan anginpun semerbak
Nafsu angkara terbelenggu dan lemah
Ulah ibadah dalam ikhlas sedekahLapar mengajarmu rendah hati selalu
Tadarus artinya memahami kitab suci.
Tarawih mendekatkan diri pada ilahi 

Akhirnya dia bangkit berdiri dan mengambil wudlu. Alhamdulillaaaah.

Terima kasih Bimbo.

About the Author

dian nafi

Author & Editor

lulusan arsitektur yang suka jalan-jalan, menulis fiksi dan non fiksi.

0 komentar:

Posting Komentar

 

DeMagz © 2015 - Designed by Templateism.com, Distributed By Blogger Templates