Langsung ke konten utama

Postingan

Kongres Ulama Perempuan Indonesia 2 di Pesantren Hasyim Asy'ari Bangsri Jepara

 Kongres Ulama Perempuan Indonesia 2 di Pesantren Hasyim Asy'ari Bangsri Jepara Alhamdulillah selama seminggu kemarin, dian nafi berkesempatan untuk mengikuti gelaran serangkaian acara Kongres Ulama Perempuan Indonesia alias KUPI 2. Digelar tiga hari di UIN Walisongo Semarang dari 21-23 November 2022, dan tiga hari di Pondok Pesantren Hasyim Asy'ari Bangsri Jepara 24-26 November 2022.  Alhamdulillah ketemu lagi sama mba Alissa Wahid putri Gus Dur, setelah beberapa bulan lalu bertemu pada gelaran acara Tunas Gusdurian di Surabaya.  Baca juga rangkaian acara lannya dari Kongres Ulama Perempuan: Traveling ke Makam Kalinyamat, Museum Kartini dan Pantai Bandengan Jepara Bazaar 100 UMKM dan Pentas Seni Budaya di Lapangan Bangsri Jepara Dian Nafi Hasfa Institute Presentasi Paper di Mubadalah Post Graduate Forum International Conference the 2nd Indonesia Women Ulama Congress Sebelum pembukaan  sudah ada acara-acara juga, seperti kunjungan napak tilas ulama perempuan Jep...

Mau Tak Mau Jadi Maju

 Mau Tak Mau Jadi Maju Mau Tak Mau Jadi Maju. Begitulah kesanku ketika mengikuti challenge one week one post. Karena mau gak mau, meski sibuk sekalipu jad terpacu untuk menulis satu postingan blog sesuai tema yang ditentukan. Dalam perjalanan menghandle challenge ini, aku gunakan resep dan rumus lamaku. Begiti lihat pengumuman tema challenge nya, langsung tulis saja. Gak harus di laptop. Di hape pun jadi. Gak harus di meja kerja atau ruang yang nyaman, di jalan pun jadi. Sambil naik bis, naik kereta, naik angkot, naik trans, naik krl, naik mrt. Belum dengan naik pesawat karena belakangam sejak covid ini belum bepergian dengan pesawat lagi. Cara menulisnya juga dibikin santai, tidak ngoyo. Biasanya otak bekerja melakukan recall memory terhadap peristiwa, momen, kejadian dan cerita terkait dengan tema. Lalu tulis begitu saja. Kira-kira kalau sudah lebih dari tiga ratus kata, barulah ancang ancang membuat closing penutup tulisan. Nah di sesi terakhir challenge inilah aku baru sadar ba...

Buku Favorit Dian Nafi

 Buku Favorit Dian Nafi Kalau ditanya apa saja buku favoritku. Ya lumayan banyak Yang seringkali kusebut adalah buku Rich Dad Poor Dad karya Robert T Kiyosaki. Buku ini pula yang meracuniku mengambil kuadran seperti sekarang. Enterpreneurship Lebih tepatnya mungkin writerpreneurship. Kalau mau niche atau ceruk lebih tajam dan spesifik lagi, hybrid writerpreneur. Kenapa buku Rich Dad Poor Dad menarik dan menjadi favorit. Karena itu buku pertama yang membukakan mataku mengenai kuadran bisnis, kuadran jalan kehidupan, kuadran karir. Sebagai seorang yang bebas, independen dan tidak ingin terikat, quadran enterpreneurlah yang paling pas. Dalam buku tersebut juga dibahas dan dijelaskan bagaimana mindset, paradigma, kebiasaan para orang kaya. Dibandingkan orang miskin. Buku yang juga menjadi favoritku tentu saja seri novel Pramudya Ananta Tour. Juga seri novel mbak Dewi Lestari. Novel mas Ahmad Fuadi juga. Novel Andrea Hirata. Sebagian novel Tere Liye. Dan tentu saja novel Ayu Utami, Avia...

Mental Health Book Series by Dian Nafi

Mental Health Book Series by Dian Nafi Happy Word Mental Health  Day! Kebetulan hari ini,  10 Oktober 2022, adalah hari kesehatan mental sedunia. Hari kesehatan jiwa sedunia.  Untuk itu Mental Health Book Series by Dian Nafi dibuat flyernya nih. Ada buku How to Reset Your Life terbitan Grasindo, ada Bengkel Jiwa - Undimensioned terbitan hasfa publishing, ada Muslimah Kudu Happy (Hope, Pray and Move On) terbitan javalitera, Bukan Akhir Dunia, Novel Depressed, Novel Biarkan Aku Gila Sehari Saja dan salah satu seri dari buku Elwvate yang berisi paper konferensi yang temanya terkait mental health  Mental Health Book Series by Dian Nafi ini sekaligus melengkapi DNSeries atau SeriesbyDN atau BookSeriesbyDN yang selengkapnya bisa dilihat di postingan pada link ini.  Buku-buku Dian Nafi versi digitalnya bisa dibeli via  Google Play dan Google Books . Versi cetaknya bisa dipesan via wa.me/6281328767574 Tulis nama/kota/jumlah/judul buku yang dipesan.  Selam...

Dian Nafi at Startup Bootcamp

 Dian Nafi at Startup Bootcamp Pada peringatan Maulid Rasulullah kali ini, selain menghaturkan sholawat kepada junjungan nabi besar Muhammad SAW kita juga mau mengucap syukur atas banyak pelajaran dan kesempatan menimba ilmu dari berbagai startup bootcamp.  Berikut beberapa di antaranya yang pernah diikuti Dian Nafi, hasfa creative, hasfa institute, dan demagz. Master class kumparan batch 3 FFBS UK TECH batch 4 School of Government Public Policy SGPP  batch 7 Tourism Prasetya Mulya batch 1 Mombassador SGM batch 4 PA Branding Canvas batch 1 Kompas Cerpen Academy batch 1 1000 startup digital Telkom batch 2 Noura Book Academy batch 1 Future Founder Academy batch 1 International Youth Conference batch 6 Social impact batch 2 Impactpreneur batch 2 Creator Academy batch 1 Smart event planner batch 1 Community Campaign batch 1 TOT gapura digital google batch 1 TOT women will google batch 1 TOT fasilitator Kominfo batch 3 Infinite batch 1 News creator workshop batch 1 Women of wo...

Ratu Kalinyamat dan Pangeran Hadirin

Ratu Kalinyamat dan Pangeran Hadirin Ratu Kalinyamat, Wanita Tangguh dan Pemberani dari Jepara Katakanlah bulan madunya belum tuntas, belahan jiwanya keburu gugur dalam sebuah penyergapan, terbunuh di depan kedua matanya ….Wanita mana yang tak remuk hatinya? Ratu Kalinyamat adalah seorang tokoh wanita yang sangat terkenal dalam khasanah sejarah Nusantara. Ratu Jepara kita ini tidak hanya berparas ayu, namun dia juga tekenal dengan kepribadiannya yang berani seperti halnya yang telah ditulis dan dilukiskan oleh bangsa portugis. Ratu Kalinyamat atau Ratu Jepara adlh wanita Indonesia yg memiliki peran penting dlm kegiatan politik n ekonomi di Nusantara pada abad ke-16 M.Nama aslinya adlh Retna Kencana atau Retno Kencono. Dia adlh putri Sultan Trenggono, raja ke-3 Ker.Demak yg memerintah pada abad ke-16 M. Dalam ketatanegaraan, peran Ratu Kalinyamat benar-benar sangat menonjol. Pada tahun 1544 M Sultan Trenggono mengirim Ratu Kalinyamat untuk meminta dukungan dari Raja Ba...

Masjid Muhammad Chengho Palembang

Masjid Muhammad Chengho Palembang