Langsung ke konten utama

Postingan

Launching Antologi Sahabat Perempuan Sejati (bareng Fatayat NU Jawa Tengah)

Launching Antologi Sahabat Perempuan Sejati (bareng Fatayat NU Jawa Tengah) Alhamdulillah tsumma alhamdulillah. Alhamdulillah sebuku sama putri gus Mus di antologi puisi Fatayat NU dalam rangka harlah Fatayat NU ke-71. Sdh lama banget gak bikin puisi. Kmrn dipaksa buat dlm rangka harlah fatayat ke-71. mikir keras cari ide, rangkai kata dan melafalkannya. Alhamdulillah akhirnya jadi. Hehe. Lucunya dpt ide tuh justru pas sholat. Yach, disyukuri aja ya. Ini dia 2 puisiku dalam buku antologi Sahabat Perempuan Sejati (Fatayat NU) ini. Jihad kami masih ditunggu Oleh dian nafi fatayat NU Demak Ya ya PR kita masih banyak Dari stunting sampai aids Psk lingkar butuh perhatian dan sentuhan Rob, banjir juga subsidance land Desa desa tenggelam Ratusan orang terpaksa mengungsi Sebagian bertahan berkawan gelombang Isu intoleransi juga polarisasi Kemiskinan Inequality Bayi dibuang ke panti, lalu mati Tapi.. kami ingat Fatayat kuat Fatayat bisa. Insya Allah Dia yang asih dan penuh cinta Kabarkan...

Night Talk with Dian Nafi: FLP Semarang

 Night Talk with Dian Nafi: FLP Semarang Alhamdulillah beberapa hari lalu Night Talk with Dian Nafi diselenggarakan oleh FLP Semarang. Temanya tentang Self Editing, KBBI dan PUEBI untuk penulis. Acara ini merupakan bagian dari kegiatan Kemah Literasi (online) Forum Lingkar Pena.  Presentasi PPT tentang Self editing ini diupload juga di youtube dian nafi.  Self Editing itu penting banget demi perbaikan naskah tulisan kita.  Terkait juga dengan self editing ini, aku jadi ingat cuitanku di twitter beberapa waktu lalu.  Mulai menikmati lagi keasyikan nulis kata demi kata. Baca ulang lalu lanjut nulis kalimat demi kalimat. Nyambung lagi paragraf per paragraf. Saat mantra craftmanship mbak Dewi Lestari merasuki kepala, ternyata rasanya beda ya. Ada manis manisnya. Gak tergesa2, gak buru2, lbh sabar. Keasyikan berikutnya saat membaca ulang buat self editing . Mindahin koma, titik, nambahin tanda seru, mengganti kata, menghapus kalimat yang tidak relevan, menyisipkan la...

Lee Kuan Yew School of Public Policy

Akhirnya kemarin aku berkesempatan belajar langsung dari Lee Kuan Yew School of Public Policy National university of Singapore. Bersama Emeritus, Lee Kuan Yew School of Public Policy  National university of Singapore. menawarkan pelatihan kebijakan publik. LKYSPP National university of Singapore ini mempunyai visi untuk mengubah dunia melalui penciptaan pemerintahan yang baik dan kepemimpinan yang excellent. Programme review Programme Summary Modules Modules Programme synopsis Learning jo urney

Paper Creative City Lolos International Conference

Paper Creative City Lolos International Conference    Alhamdulillah salah satu paperku lolos lagi ke seleksi paper di Konferensi Internasional. Kali ini papernya insya Allah publish di IOP Conference Series: Earth and Environmental Sciences. (Scopus) Tanggal 10 November 2020 kemarin alhamdulillah aku akhirnya mempresentasikan paperku ini di 20th Sustainable, Environment and Architecture  International Conference SENVAR 20.  Presentasi paper berikut tanya jawab dengan audience berlangsung tiga puluh menit-an. Masukan-masukan dari profesor dan juga audience banyak berguna untuk kelanjutan riset dari paper ini. Insya Allah tesisku di study master public policy akan mengusung tema ini dan memperdalam risetnya lebih lanjut. Semoga memberi kontribusi dan manfaat serta berkah yang lebih banyak lagi. Aamiin. Mohon doa ya semuanya.  Oh ya, judul papernya adalah Discussion and Book Spaces for Creative City. Insya Allah tesis yang aku kembangkan dari situ berjudul Discus...

Menunggu Kehamilan Pertama

 Menunggu Kehamilan Pertama Cukup lama juga aku menunggu kehamilanku yang pertama waktu itu. Mungkin ada sekitar tiga tahun-an lah. Orang-orang sudah mulai ribut dan geger sendiri, nanya-nanyain, kapan nih hamil, kapan nih punya anak. Padahal aku sama suami yang kenalannya memang masih singkat enam bulan sebelum menikah, lagi senang-senangnya pacaran berdua saja setelah nikah. Kami sepedaan BMX, aku bonceng di depan. Touring luar kota naik motor, mendaki ke perbukitan, aku membonceng manja di belakang. Yach gitu gitu deh. Seneng berduaan aja, belum harus menggendong bayi dan semacamnya.  Tapi karena terus-terusan ditanya, lama-lama kami agak jengah juga ya. Lalu mulailah kami ikut mikir-mikir, kenapa ya belum hamil juga. Tetangga selisih dua rumah malah bilang sambil menyeletuk guyon,"waduh, kok jeru banget ya kayaknya, kok belum jadi-jadi." Hahaha, jeru tuh maksudnya dalam. Aku sama suamiku tersayang sih cuma ngakak-ngakak mendengar guyonan itu, kami anggap sebagai ekspresi ...

Kelas Menulis Novel

 Kelas Menulis Novel Apa yang akan dipelajari oleh peserta dalam kursus Anda? peserta bisa belajar menulis novel Apakah ada syarat atau prasyarat kursus? bisa membaca dan menulis Siapa peserta target Anda? setiap orang yang mau menulis novel Ini link kursusnya:  https://www.udemy.com/course/belajar-menulis-novel/ yuk belajar menulis novel bersama dian nafi dian nafi sudah menulis puluhan novel di belasan penerbit di Indonesia kelas menulis novel terdiri dari dua belas kali pertemuan dari menentukan tema menentukan pesan membuat mindmap, premis dan outline membuat karakter membuat plot mengembangkan cerita menulis dialog membuat konflik membuat klimaks membuat resolusi ikuti kelasnya, dapatkan tipsnya dan yang jelas praktikkan langsung klik ini  https://www.udemy.com/course/belajar-menulis-novel/

Pendidikan di Era Pandemi

 Pendidikan Di Era Pandemi Pandemi covid-19 ini tak pernah disangka sangka sebelumnya. Tak urung banyak faktor dan bidang mendapatkan dampaknya. Termasuk pendidikan. Anak anak terpaksa sekolah dari rumah selama beberapa bulan. Banyak keluarga terkaget kaget. Apalagi yang anaknya banyak padahal jumlah gadget terbatas. Walhasil harus beli gadget lagi. Belum lagi data kuota nambah. Duh duh sedih. Parenting mendapatkan tantangannya sekali lagi. Kali ini para orang tua harus bisa membagi waktu, energi dan perhatian antara pekerjaan keluarga dan juga pendidikan serta tugas tugas sekolah anak-anak mereka. Aku sempat mendengar cerita lucu dari beberapa orang juga mengenai hal ini. Jadi ada ibu ibu yang sibuk banget sebagai wanita karir sehingga dia tidak sempat menengok dan memantau perkembangan pelajaran jarak jauh anak anaknya. Nah namanya anak anak kalau pegang hape, gadget, laptop ya akhirnya jadi ke mana mana juga. Alias nge game, nonton you tube, chattingan dengan teman dan lain la...