banner here

Sarasehan Dewan Kesenian Daerah Demak

- April 15, 2022
advertise here

 Sarasehan Dewan Kesenian Daerah Demak




Agus Riyanto, SE MM

kepala dinpar


Dinpar hanya bawa nomenklatur pariwisata sejak 2017

Dulu pariwisata dan kebudayaan

Skrg kebudayaan gabung dinbud

Shg bisa menginduk dikbud sesuai tupoksinya



Dulu dkd dekat pariwisata


Jamgan sampai ada kesan dinpar dianggap merebut lahan opd lain

Siapapun minta bantuan ke dinpar, asal utk masyarakat, tdk masalah


Shg kemarin saat minta fasilitasi sk bupati, dinpar bantu

Tapi utk pengukuhan, mohon pendekatan ke dikbud


Krn seni masuk ekraf di dinpar


Kalau pengukuhan di pendopo  tdk memungkinkan, bisa di panggung kesenian tembiring


Ada sound system, dll


Kalau mau kegiatan kesenian, bisa di sana



Kalau ada kegiatan temporer tiap minggu, latihan2, bisa pakai juga


Alternatif sekretariat, rumah dinas jl bayangkara, sebelah intel

Atau di kompleks inspektorat, sebelah pemadam kebakaran


Merapat ke bidang aset, bpkad.


Ikuti mekanisme pengajuan dana


FDK adakan kegiatan non APBD

Tanya2 dan kolaborasi 


Kegiatan 2023 yg terkait dg fasilitasi kebudayaan, dikbud

Event tahunan, kirab budaya terkait hari jadi. Bisa dianggarkan di sana

Kegiatan kolaboratif, dinpar, dikbud dll


Dinpar siap ikut membesarkan dkd dan garap bareng kegiatan2.



Arif ex ketua dkd

Memompa semangat

1. Bersyukur karena dkd yang dulu waktu audiensi bupati, tragis, diberi waktu hanya 5 menit. Coba komunikasi, tidak ada tanggapan. Dinpar juga tidak ada tanggapan


Ada situasi menguntungkan. Karena dinpar mendukung


Festival besar yang diadakan saweran saja, kepala dinpar tidak hadir


2. Tantangan: konsolidasi internal

15 orang dari 40 pengurus yang datang


Mentalitas akan sampai pada niat dan komitmen


Dkd itu yang ngopeni rakyat yang suka seni


Seperti koni ngopeni rakyat yang suka olahraga


Advertisement advertise here
 
banner here