Colourful Journal for Beautiful Life

beautiful journal for colourful life

Senin, 16 Desember 2019

Merumuskan Hukum Keluarga Adil Gender

Merumuskan Hukum Keluarga Adil Gender
Gambar

Panel lainnya di Women Writers Conference:
Musdah Mulia dan Muslimah Reformis
Faqihuddin Abdul Kodir dan Muslimah Reformis
Musriva dan Muslimah Reformis
Husein Muhammad dan Muslimah Reformis
Kajian Gender Islam Nur Rofiah

Participant Reflection
Perempuan dan Pesantren
Merumuskan Hukum Keluarga Adil Gender


kyai marzuki wahid membuat counter legal draft UU yg bias gender. lakpesdam pbnu. dosen syariah buku islam mata bergerak, islam madzhab negara spt baca fiqh di rumah sendiri, dll Sesi Panel merumuskan hukum keluarga adil gender

apa bdeanya ulama perempuan dan perempuan ulama fiqh kebijakan adil gender kenapa kita perlu bahas fiqh ilmu bil ahkami dst produk fiqh jmn dulu diaplikasikan hari ini ya pasti komplikasi. makanya perlu updtae fiqh dan orangnya bgm fiqh merespon persoalan yg tjd

apakah fiqh kita adil gender? bisa gak peraturan negara dianggap sbg fiqh? pilh mana jika ada beda antara fiqh dan hukum negara? fiqh pemahamannya syekh bahasul mgkn beda dg pemahaman fiqhnya yi faqih gurunya yi faqih menjelaskan pandangan para ulama madzhab syafii hanafi malaki

dia banding2kan antar madzhab wahbah juga mengutip qanun syiria mengutip quran, hadits, qanun, dlm satu masalah, bs disebut fiqh apakah fiqh itu hrs diterapkan? fiqh itu mengikat atau tidak? yg mengikat adl UU jd ngapain ikut fiqh? Fiqh bisa salah gak?

fiqh itu pemahaman dr seseorng yg punya komtensi thd quran hadits dikaitkan konteks2 tertentu. seringkali ada misunderstanding thd fiqh tdk ada yg mengharuskan ikut fiqh sering kita mencomot fiqh ourba utk dipakai milenial kt salah paham, dikra produk final pdhl diskursus

diskursus pd masa tertentu, thd mslh tertentu intinya nushush syariyah ngomong islam pasti quran hadits sdh final. selesai relevan utk setiap temoat dan waktu hrs ditafsirkan larangan perempuan bepergian tanpa mahram maksudnya kalau perempuan keluar, pastikan keamananya

dulu mahram yg aman skrg belum tentu mahram itu aman, skrg faktanya justru org terdekat yg menjd ancaman yg mengamankan hukum, sistem politik, sistem budaya tafsir keluar dr teksnya.

di atasnya tafsir itu ada fiqh fiqh melibatkan realitas, shg lbh luas drpd tafsir hukum itu khitabullah almutaalliqu dst ada hbgn dg realita mukallafin tdk smua tafsir, istinba, sesuai dg realtitas yg dihadapi

rukun nikah gak ada dlm quran dan hadits laa nikaaha dst yg menetapkan rukun itu ulama, bukan Allah dan Rasul Nabi tdk pernah bikin fiqh kreasi ulama rukun nikah sj beda2 antara ulama zauj, zaujah, wali, saksi, shighot dan qabul - syafiiyah shighot - hanafiyah

kebenaran itu tergantung sama2 menyampaikan kebenaran, to yg diikuti adlh kebenaran yg disampaikan oleh otoritas tertinggi

ada gak sholat mubah? sholatnya anak kecil mnrt fiqh, hukum sholat ada 5. nikah mnrt fiqh ada 5 nikah yg mubah kyk gmn? hukum tergantung perbuatan mukallafnya

di sinilah kita punya ruang utk melakukan perubahan metodenya sdh diberikan lagi2 soal keberanian kebenaran hrs diperjuangkn di atas fiqh ada sistem transformasi induktif dan deduktif

fiqh adl hasil pemahaman/penafisran/pemnalaran org kalau hukumnya hy quran hadits itu bohong, krn ada akal ada fiqh quran, fiqh hadits, fiqh waqi yg utuh melibatkan quran, hadits, realita sosial hrs selalu disempurnakan
Gambar
Fiqh itu bukan keputusan

apakah perkawinan itu ibadah? hal 659 fiqh wahbah jilid 9 mnrt imam syafii, termasuk perkara duniawi, spt jual beli dan sejenisnya, dan bukan ibadah. krn bukan ibadah, ada ijtihadi. spt jual beli, skrg ada online, dll nikah online, teleconference, via videocall bisa

akad laki ssubyek peremouan subyek almaqud alaihnya apa? obyeknya apa? yg diperjanjikan adl al isthimta', bersenang2nya, bersetubuh kalau cuma ngomong2 kan gak usah nikah istimtha lil ibahah atau lilmilk atau lilintifa? saling memiliki

kalau lilmilki, bolehkah dicerai? yg lebh pas adl lilintifa' sehg interplay, kesalingan kalaui milik, berarti gak punya kebebasan idzaa taroo rojul dst krn lil milki. kalau mau, hrs melayani krn kyk budak

istimtha; untuk mendapatkan sakinah mnrt hanafi, nikah boleh tanpa wali perubahan sulit tjd krn kendala kultural, otoritas dst

qanun suriah boleh ijab laki ke perempouan, perempuan ke laki filosofinya kalau sakinah laki2 dan perempuan, hak dan kewajiban hrs sama tp faktanya thalaq beda yg mengambil keputusan dlm fiqh adl kita sendiri

yg salah bukan fiqhnya, tp kesadaran kita snedir krn fiqhnya ada semuanya, versi2 yg berbeda

sering dikritik praktik sekarang pernikahan dihadiri laki2 semua pengantinnya laki, wali nikah laki, saksi laki kyk beli barang, stkh akad baru perempuannya keluar madzhab hanafi boleh perempuan duduk bareng laki, menikhakan dirinya pd laki problem kita adl budaya

madzhab hanafi, saksi boleh perempuan fiqh sdh byk tawaran. fiqh2 kontemporer apalagi kita mau cari metodologi atau produk? fiqh akan mengikat kalau jd UU mk perjuangan kita adalah menggoalkan UU

perjuangan progresif qanun talak hy bs jatuh jk di depan hakim PA tu fiqh indonesia menguntungkan perempuan dan laki kalau meniatkan talak meski hy via, sewenang2 klo ngomong 1000x tp tdk di dpn PA, belum talak

nikah siri tdk sah krn tdk dicatatkan negara

alquran hadits mengatur secara umum saja byk pemahaman ulama pribadi utk merumuskan fiqh perempuan hrs berani merumuskan yg penting kita nulis kebenaran menurt kita tdk digunakan hari ini tdk masalah mgkn 10th yang akan datang bs dipakai ktk semua setara tulislah yg idealis

yg jumud pd tekstual berarti dholal hrs keluar dr teks dan merespon realitas

annushush syariyah ngomongin fiqh oastu ada akal subyektif ] personal realitas sosial tdk mgkn memahami quran tanpa memahami realitas sumber hukum quran hadits realitas realitas berubah, hukumnya berubah

poligami kalau darurat, bisa ibahah, boleh emergency exit darurat: kalau tdk melakukan itu, maka akan mati

istinbath istihsan 'istishlah urf istiqro, penelitian istidlal yg sering istinbath, tdk mempertimbangkan realitas maslahat atau tdk? mestinya dilihat urf juga hrs dipertimbangkan apalagi istiqro hukumnya ngambang

ada 11 istidlal yg dipersilishkan ada 4 yg disepakati meski diperselisihkan bs dgunakan utk membuat perubahan kasus ahok itu kan hrsnya diistiqro, tapi dia tdk pernah dipanggil lgs dihukumi.

hukum hrsnya plural, fleksibel parameternya maslahah atau mafsadat

jumuudu alal manqulat, itu yg jd masalah yg jd masalah seringnya yg mengukur maslahat dan madharat itu laki2, shg tdk adil gender kt perlu mengubah struktur dan sistem termasuk ruu pks kalau jd UU, jd fiqh indonesia, hrs ditaati

sdh disampaikan peluang perubahan, referensi2nya, tinggal apakah kita punya keberanian

pendpat ulama tdk mengikat, fiqh tdk mengikat, fatwa tdk megikat. yg mengikat itu UU, putusan pengadilan jelas hrs ngikutin UU hukmul qodli ilzamun wa yarfa'ul khilaf maka penting UU

soal paradigma fiqh hanya tawaran kalau UU belum menentukan, maka tinggal mengikuti cara/fiqh yg ada yg kita yakini. ada fiqh yg sdh jd kebiasaan, urf, tradisi meski tdk diundang2kan. al adatu muhakkamatun bisa jd hukum

rukunnya sholat pakai syafii, wudlu pakai hanafi, dst beda2 madzhab pdhl dalam satu rangkaian itu gak boleh laa masa saling, musyarokah hanafi menafsirkan itu jima syafii, baik ada syahwat atau tdk, meski nyentuh batal thowaf, perempuan tertutup rapi org india tdk nutup rapi

maslahat mana, kita megang teguh tp jd repot intiqoolul madzhab boleh krn ikhtilaful umam rohmah perbedaan imam adalah rahmat mengikuti hati sendiri, ijtihad utk diri sendiri hrs badul wush'i usaha sungguh2 utk menemukan ikuti suara hati istafti qolbak

kalau salah siap bertanggung jawab kalau benar siap diapresiasi manijtahada dst kalau benar, dpt pahala satu taqlid saja boleh, apalagi ijtihad masyayikh kdg di luar keanehan tdk mau sholat jumat, pilih sholat duhur tp tdk mefatwakan


iddah wafat 4 bln 10 hari yi sahal membolehkan kerja meski belum selesai 4 bln 10 hari yg dimaksudkan 4 bln 10 hari apa yg disebut iiddah haruskah laki berkabung? harus termasuk contoh ijtihad, menentukan kiblat, suara hatinya hrs hadap ke mana

harta gono gini gak ada di quran hadits dlm KHI hy utk cerai hidup suami kerja pasti ada kontribusi istri dan sebaliknya sejak pernikahan, mjd harta bersama kalau cerai mati, bisa juga dibagi 2, sepatuh utk yg hidup, sepatuh utk mauruts

kalau ada anak, istri cuma dpt 1/8 akan lebih adil jika dibagi dulu separuh, shg single momnya dpt lebih dr 1/8.

kesejahteraan lansia sdh dijamin di negeri barat kita hrs dorong negara utk beri tunjangan pd lansia ukurannya soal kemiskinan, baik yg lansia atau bukan tasarokul imam dst byk argumen soal itu. kalau sektor migas sj tdk dikorupsi, mk gaji per org 12jt apalagi klo smua sektor

khitan pperempuan haditsnya dhoif yg hts dipertimbangkan maslahat/madhorot ada hadits: khitan sunnah bg laki, makrumah/kemuliaan bg perempuan makrumah bukan istilah hukum hampir smua dokter mgtkn madhorot testimoni ibu dan psk khitan tdk bs utk menundukkan seksualitas

krn didesak terus oleh perempuan, maka ulama itu bilang itu masyru' disyariatkan. itu sejarahnya ada khitan yg hy dioles kunyit, betadine simbolik saja tergnatung caranya spt apa, menentukan hukum

org afrika itu klitorisnya panjang2, krn mengganggu maka disunat. tp rasul bilang jangan berlebihan, jangan semuanya, krn klitoris itu kesukaan laki2 dan membuat kesenangan wanita.

nabi poligami sbg strategi dakwah

nikah beda agama yg dilarang nikah dg musyrik, sifat, bs mengena pd org islam. sifat bs beubah2, bukan dzat nikah itu tdk ada urusannya dg agama. urusannya dg cinta, rodlin. mabadiul awal hrs tercapai problemnya anak. tgjwb org tua. sesekali ke gereja, ke masjid, stl 18 th pilih

org PMII nikah HMI muhammadiyah nikah dg NU hrs beda antara pendapat dan sikap

cara pandang mnusia ttg kesempurnaan hrs dg kacanata Allah hukum asal TKW boleh, asal aman selamat, tdk jd obyek eksploitasi, trafficking kalau ada dugaan jd ekplotasi pptki, maka tdk boleh

About the Author

dian nafi

Author & Editor

lulusan arsitektur yang suka jalan-jalan, menulis fiksi dan non fiksi.

0 komentar:

Posting Komentar

 

DeMagz © 2015 - Designed by Templateism.com, Distributed By Blogger Templates