Perisai Diri: Cerita Tentang Perempuan, Luka Sunyi, dan Keberanian untuk Melindungi Diri Oleh Dian Nafi Ada seorang perempuan yang selalu terlihat baik-baik saja. Senang membantu orang lain, selalu tersenyum, tidak pernah ingin merepotkan siapa pun. Ia menjalani hidup dengan hati-hati—seakan dunia bisa pecah jika ia membuat kesalahan kecil. Orang-orang bilang dia kuat. Tapi jauh di dalam dirinya, ia sering merasa bingung: “Kenapa aku lelah sekali? Kenapa aku tidak bahagia, padahal tidak terjadi apa-apa?” Yang tidak ia sadari, ia lama hidup dalam tekanan yang tak berbentuk. Kalimat-kalimat manipulatif yang dibungkus perhatian. Permintaan yang terdengar masuk akal, tapi perlahan menguras hatinya. Batas-batas diri yang tipis, lama-lama hilang. Cerita itu, sayangnya, bukan milik satu orang. Ini adalah cerita banyak perempuan. Lalu lahirlah buku ini: Perisai Diri . Dian Nafi menulisnya bukan untuk menggurui. Tidak untuk memberi kuliah panjang tentang psikologi atau teori re...
People DEvelopment MAGaZine