Kamis, 08 Agustus 2019

Semarak dan Serunya Demak Expo 2019

dian nafi
Semarak dan Serunya Demak Expo 2019


Gak keerasa tahu tahu sudah satu tahun berlalu. Sempat dengar kabar aklau mau ada Demak Expo tapi karena sibuk sampai gak perhatiin kapan pelaksanaannya.
Nah ujug ujug kok sebelah kampus ramai ramai ada apa ya.

Rupanya Demak Expo mulai digelar lapak  lapaknya

jadi kami pun pergi ke sana tiap siang untuk lunch bareng bareng di food courtnya

Malamnya aku memanfaatkan untuk memperpanjang STNK motor di samsat online nya dong.
Paginya lagi aku ke both kesehatan untuk periksa gratis. daaan ketahuan kalau kolesterolnya berlebih. Aaaaargggh harus diet ketat nih.


Dan aneka rupa jajanan serta jualan lainnya ada di puluhan booth dan stand di DDemak Expo tahun  ini. Yang tak bisa dilewatkan adalah kunjungan ke booth pendidikan untuk lihat aktifitas literasinya dong. Wajib banget. Secara kan diriku sudah dapat penghargaan apresiasi literasi dari Bupati dan Pemda Demak tahun kemarin. #eaaaaa..

Over all. Sukses terus buat Demak Expo. Saksiskan video vidoe dan vlog vlognya di youtube.com/diannafi ya

Selasa, 30 Juli 2019

Liputan Aman dengan Insto Dry Eyes

dian nafi
Liputan Aman dengan Insto Dry Eyes


Menjadi bagian dari kru media dan majalah tuh seru seru sedih. Serunya kalau liputan dan tulisan bisa diselesaikan dengan tepat waktu serta bisa diterima baik oleh pembaca, apalagi kalau mendapat tanggapan antusiasme yang heboh.
Sedihnya kalau musti mengejar deadline di tengah tugas-tugas lainnya baik sebagai pelajar ataupun anak manis yang musti menyenangkan orang tua.
Sedih banget tuh kalau misalnya harus liputan di tengah siang hari bolong musim panas alias kemarau demi mendapatkan konten buat majalah dan media yang sudah kita komitmenkan.
Sudah lah panas sekali terik mataharinya. Gerah pula hawanya. Dan cuacanya juga bikin demam karena musim panca roba peralihan panas ke dingin atau dingin ke panas. Ditambah pula dengan polusi udara oleh debu, asap kendaraan dan lain-lain residu yang semakin membuat tak nyaman suasana.
Kadang karena saking panas dan keringnya, mata kita pun tak luput dari imbasnya. Rasanya mata tuh kering dan akhirnya sakit. Sudah berkali-kali mengkerjap kerjapkan mata juga tapi tak berkurang rasa sakitnya.
“Kamu kenapa, Ris?”
“Mataku sakit banget nih,” Risma mengucek ucek matanya. Dia sejenak memandang langit seolah dengan begitu akan ada perubahan.
“Jangan malah kamu ucek lah. Ntar tambah sakit lho,” Dewi memperingatkan sahabatnya.
“Aku pulang ya,” mulai putus asa Risma hendak beranjak pergi.
“Lhoh gimana sih. Kan liputan kita belum selesai nih Kan  arak-arakan prajurit patang puluhannya belum selesai,” Dewi menarik lengan Risma, menahannya untuk tidak jadi pergi.
Yang sebenarnya, dirinya sendiri juga lumayan capek. Semalaman mereka meliput arak-arakan tumpeng songo dari arah pendopo kabupaten ke arah masjid Agung Demak. Berdesak-desakan dengan banyak warga yang berebut tumpeng dari Sembilan tumpeng tersebut.
Siang sebelumnya mereka sudah jalan ke arena tempat Grebeg Besar di Tembiring. Dulu tempatnya di alun-alun depan Masjid Agung persis. Tapi sejak beberapa tahun terakhir lokasinya jadi lebih jauh sehingga mereka harus ekstra energy untuk ke sana.
Di hari-hari menjelang Idul Adha begini, warga makin banyak yang memadati Grebeg Besar sehingga makin penatlah tubuh ketika liputan seperti itu.
Pagi ini mereka ke Grebeg Besar lagi melanjutkan beberapa pengambilan gambar dan makin siang makin kering dan panas.
Kemudian mereka mengikuti arak-arakan Prajurit Patang Puluhan dari arah masjid Agung ke Masjid Kadilangu. Dengan panas dan kering yang makin menjadi-jadi. 







“Mataku masih sakit,” keluh Risma menyerah.
“Wan!” Dewi meneriaki salah seorang kawan yang lewat.
“Kamu biasanya membawa banyak obat di kantong ajaibmu kan?” cegat Dewi sembari menarik Awan mendekat ke arah Risma yang menunduk sambil memejamkan matanya.
“Mata Risma kenapa?” Awan yang peka dan cepat tanggap langsung memeriksa mata Risma, kawan akrabnya juga selain Dewi dan kru majalah mereka lainnya.
“Nih pakai Insto Dry Eyes,” Awan mengambilkan obat dari dalam tasnya.
 “Insto dry eyes bisa membantu  mengurangi pegal di mata, sebab berfungsi seperti air mata buatan,” imbuhnya.
Insto dry eyes  mengandung bahan aktif yang dapat mengatasi kekeringan pada mata dan dapat digunakan sebagai pelumas pada mata. Selain itu juga memiliki bahan aktif yang dapat membunuh bakteri. Obat tetes mata ini tersedia dalam ukuran  7.5 ml. Mata Kering, Mata Sepet, Mata Pegel, Mata Perih, Mata Lelah merupakan gejala mata kering. Solusi pegal, sepet dan perih  pada mata tentu saja Insto Dry Eyes

“Alhamduillah. Makasih ya,” Risma sudah tersenyum sekarang dan bisa melanjutkan liputannya hari ini.


Jumat, 12 Juli 2019

Dian Nafi

dian nafi



SHORT VITA:
Dian Nafi, Graduated from S1 Architecture Technic Diponegoro University. Love travelling and writing fiction, non-fiction about pesantren, women, parenting, entrepreneurship, personal growth and people development. Coach and Trainer at Gramedia Academy, Mentor at Kampus Fiksi, Tutor Women Will by Google, Public Speaker at more than 50 cities in Indonesia. Author 28 books, 86 anthology of 17 Indonesian publishers. Blogger www.dian-nafi.comwww.writravelicious.comwww.hybridwriterpreneur.com. Journalist www.demagz.web.id. CEO Hasfa Camp & Publishing www.hasfa.co.id.
Her profile has been loaded at Harian Analisa Medan (2011) Buku Profil Perempuan
Pengarang dan Penulis Indonesia (KosaKataKita, 2012) Jawa Pos-Radar
Semarang (2013) Alinea TV (2014) Koran Sindo (2014) Tribun Jateng
(2015) Nakita (2016) TVKU (2018)
Favorite Winner LMCR ROHTO 2011 and 2013. Selected Author writing workshop KPK 2011, Selected Author writing workshop Kompas 2012,
Nominee Favorite Non-Fiction Anugerah Pembaca Indonesia 2012. PSA Awardee
2013. Bulan Narasi Awardee 2014. PSA Awardee 2014.  Nominee Favorite Fiction Anugerah Pembaca Indonesia 2016. Awardee Literary Appreciation from Bupati 2017. Winner of Lomba Balai Bahasa Jawa Tengah 2018. Finalist Fellowship IBT Tempo 2018. Selected Paper Presenter on International Conference at Radboud University Netherland 2019
Active on many writing communities, blogger communities and other communities. Head of Research and Development Fatayat NU Demak; Research and Development CodingMum Bekraf (Badan Ekonomi Kreatif); Head of Organization Division GOW (Gabungan Organisasi Wanita) Demak, Head of Sastra Committe DKD (Dewan Kesenian Daerah) Demak. Secretary KBIH Muslimat NU Demak.


**
Having conservative orthodox life hood at pesantren, but also getting modern influence at her architecture campus

life, make Dian Nafi become paradox on her writings. Spiritual but also revolt simultaneously. Her 28 books and 86 anthologies which published by 17 publishing in Indonesia bring her giving speech at more of 50 cities and hundred occasions. Active at research & development of Indonesia's largest Religious institutions, she shout and act for women Empowerment. She actuate many literacy activities and Conduct many literacy communities. She just presented her paper on International Conference at Radboud University Netherlands.

Selasa, 02 Juli 2019

lessons from euro trip

dian nafi
lessons from euro trip

 Some great inspiring values/lessons that I get from eurotrip:
- dress well or go home - love walking -love bike -we responsible to our own garbage -on time -respect others -not judging -contribution for society -cooking by themselves -healthy lifestyle -enjoy life



There's no compromise. Even one second. Bus will go on time. Train door will be closed on time. I am almost pinched by metro door. Fortunately there are some people succed to pull the door again to let me in. I still can feel that door on my face & cheek right now. I almost dead

Just before metro comes, Ning ask me to take her pict. As usual, she isn't satisfied. She want me to take another shoot. Then I have not enough time to reach the metro. Ning puts me in trouble many times.But I'm trained to be managed by scorpio's flaws,so I survive

Walking with spoiled girl is actually not my preference.There're some occasions where I have opportunity to hang out or socialize with some kind of upper class.Sometime I think maybe time for me to upgrade of lift up my lifestyle etc.But many times I realize I born to be egaliter


Because of the metro on time closing door also, 4 persons of tour group left in the metro while 6 other persons has out. The tour leader is forced to catch up those 4 to next station. It has been midnight,our journey obstructed because of this incident

But from this incident, we get another lesson. First, never far from the group or you will lost. Second, whatever happen, the group safety and togetherness is the priority. Rather than angry, we feel sorry n worry each other. Thanks God, we unite again



The most exciting about 2 weeks in europe is I can socmed fasting. Having 80 Whatsapp group make me tiring everyday. Then europe trip release me from that tension coz I don't even open whatsapp, except for conference and tour purpose. I get peace, feel contentful.

Dutch mindset that ignorant with other's business, inspires me to liberate my self more from irrelevant matters. It works well, actually. Because we don't have to endure unmecessary burdens. Lighter the load, more spacious life and soul.



At Holland, there's no people shout each other. No fight, no drama. No anger. No horn car shouting to pedestrian. No jam. Ney ney. Everyone act in silence. Very quiet in airport, station, train, bus, store, etc. Everyone looks happy, smile, laugh or stay calm.

Many people have enthusiast to learn and study. I meet Maroco girl who get 3 masters from VU univ for 3 different subject at same time. Spiritual science, communication and religious studies. She keeps chasing me after my paper presentation, asking many question etc


I also met Brazilian girl who get PhD in ecology subject. In Brazil, the education is free until PhD. She plan to teach in her university of possible. But she also has alternative plan to make online courses coz now we have more options and support tech in this era.

Hope this inspires you all!


Senin, 22 April 2019

Sharing Para Kartini Dari Demak

dian nafi
Sharing Para Kartini Dari Demak



Tadinya kupikir tahun ini Kartinian akan lewat begitu saja karena memang lagi ribet buanget nget. 
Tapi subhanallah alhamdulillah ternyata justru pak kartono yang punya ide menghadiahi kami dengan acara kartinian sharing para kartini demak di kafe pelangi😆
Makasih yaaa
Thanks for having us:)




Ini catatan dari penyelenggaranya:
Awalnya saya rada pesimis dengan acara ini, mungkin terlalu muluk mendatangkan beliau berempat duduk dalam satu acara. Namun Alloh punya takdir lain, beliau semua bersedia dan sanggup menyihir para peserta selama hampir 2,5 jam. Bahkan harus menghentikan diskusi karena keterbatasan waktu

Jumlah peserta yang hadir juga memenuhi target yaitu 50 orang. Meskipun juga persiapan untuk publikasi sangat kurang (hanya satu minggu). Alhamdulillaah, salah satu mimpi saya untuk menginspirasi warga Demak mulai terwujud. 
Banyak yang sebelumnya belum ngeh kalau Demak punya pengusaha sekaliber Bu Ida Widyastuti. Pun juga dengan Mbak Masnuah yang sangat giat melakukan kegiatan pendampingan perempuan nelayan sehingga mendapat seabrek penghargaan dan peliputan. Sedangkan Mbak Witri juga menginspirasi untuk dapat belajar mengambil hikmah dan dijadikan cambuk kesuksesan sehingga dapat kuliah di Jerman dan menghasilkan banyak publikasi ilmiah sehingga meraih banyak pendanaan dan penghargaan. Juga Mbak Dian Nafi yang kali ini bersedia jadi moderator, meskipun biasanya jadi narasumber.

Terima kasih sudah memberi support untuk acara ini. Semoga istiqomah mengadakan acara serupa. Terima kasih kepada pihak-pihak yang sudah banyak membantu : 
@sadc_imadeunissula 
@kopi_pelangi 
@demakhariini 
Oemah Belimbing Madu Demak




Setelah pengenalan dan trigger penuturan dari para nara sumber, selanjutnya acara dilanjutkan tanya jawab. Ini dia beberapa petikannya.

Dari Isang
pertanyaan untuk mbak Ida : Bgm bgn mindset jd wiraswasta
pertanyaan untuk Masnuah: bgm motivasi mhs spy tdk down
pertanyaan untuk Witri: apakah pengajaran sdh sesuai dg milenial yg akan jd tenaga profesional


Dari Heri
pertanyaan untuk  Ida: icon demak jambu belimbing 200 pohon dpt kunjungan prov jambi, desa agrowisata, tdk ada dkungan pemda Mengembalikan kejayaan demak, tdk ada action, Kegiatan mandiri, ingin mengbamgkan


dari Udinus: tanya pelecehan kekerasan seksual oleh dosen, gmn mnrt masnuah



 Keterbukaan, pondasi kepercayaan
 Ubah energi negatif jd positif
 Mari jawab dengan hasil
 Doa adl rangkaian kata positif yg membentuk realita
 Jadikanlah anak2 kami sbg pengusaha sukses dan hebat

Jgn terlalu tergantung dg org lain Kt hra menaiki tangga dg proses Dg melewati prses dr yg rendah, menengah, dan atas, kita akan mjd besar Kalau kita adh besar, justru pemerintah yg dtg

Mindset bgm memproduksi, py untung, dan memenuhi semuanya sendiri Berdirilah sendiir. Waspadai  Pemgaruh buruk energi negatif pd usaha kita

 Support dr pemerintah : promo Pameran keluar negeri
 Berjalan gagah, dg kepala tegak
 Kalau jalam sendiir, tdk ada batasan
 Buat produk olahan Yg sisa 2 juga dibuat olahan alternatif

 Local brand belimbing adl pr kita semua

 Kalau kerja utk organisasi, Jangan pamrih, nanti kecelik 




Dan ini Closing-nya:
Passion
Vision
Mission
Action
Collaboration

Dedication Negosiasi, persuasi adalah kunci





Kamis, 21 Februari 2019

Talkshow Buku Single Fighter Women di Gajah Mada FM

dian nafi
Talkshow Buku Single Fighter Women di Gajah Mada FM





Acara ini merupakan rangkaian dari roadshow antologi Single Fighter ini di beberapa kota di Indonesia. 
Bagi yang menginginkan bukunya, silakan DM ya atau wa/sms 085701591957.



Now! Live! 
Siaran on air di Gajahmada FM 
#promo
#buku
#antologi
#singlefighter 
#amb
#akumemilihbahagia
 

Aku langsung promo via instagram dong hari Jumat lalu itu. 
Malam ini banget ya guys. Stay tune! 
#promo
#buku
#antologi
#singlefighter 
#amb
#akumemilihbahagia
Berpose bareng setelah siaran yang seru abis. 

Nikmati juga 
Pameran sketsa sastra antologi terbaru kami: Single Fighter: Aku Memilih Bahagia. 
16-20 Februari 2019 di Tekodeko Kota Lama Semarang. Ada acara sketsa bareng hari Minggu paginya. 

Haul Kanjeng Sultan Fatah Sayidin Panatagama di Demak

dian nafi
Haul Kanjeng Sultan Fatah Sayidin Panatagama di Demak

 Haul sultan fatah malam tadi di depan masjid agung demak sampai alun alun Demak

__

Habib luthfi bin yahya Pekalongan rawuh. Habib bidin, leader zahir corps, memimpin sholawatan yang menggetarkan kalbu

__


Yai Ali dari Sidoarjo memberikan tausiyahnya. Terutama tentang ikhlas beramal

__

Yang istimewa, ada gus Taj Yasin putra dari mbah Yai Maimun Zubair, yang saat ini menjadi wakil gubernur Jawa Tengah, juga rawuh tadi malam. Dan speech nya menyentuh dan menggugah sekali. Simpatik banget deh. Aku jadi proud of him

__
Alhamdulillah acara haul sultan fatah berlangsung sukses. 

Senin, 11 Februari 2019

Contact Us

dian nafi
Contact Us





#DeMagz
Basecamp: Hasfa Camp
Jl. Cempaka 8/D3 Perum Wiku 2 Demak
For reservation, review and any other collaboration, please do not hesitate to contact at 0895364024188 (sms/wa)
DM twitter @DeMagz_ https://twitter.com/DeMagz_
DM IG @de.magz https://www.instagram.com/de.magz/
inbox FB Page: https://www.facebook.com/demagz/
Line: diannafi57
Email: demagzcie@gmail.com

Minggu, 03 Februari 2019

Start Up Nation Summit At Surabaya

dian nafi

Start Up Nation Summit At Surabaya









I called it as a serendipity.
Jadi aku diundang ke Surabaya dalam rangka Codingmum Conference dan Festival Bekraf aka Badan Ekonomi Kreatif nya pak Triawan Munaf, tapi alhamdulillah berkesempatan untuk hadir pula di Start Up Nation Summit di gedung yang sama tapi beda lantai. Gedung Convention and Exhibition aka Convex Surabaya. 



Sesi Nurturing The next generation Start Up 

Kebetulan aku bertemu dengan  presiden coworking space di hall pagi itu, dan dia memberikan aku referensi untuk hadir di Sesi Nurturing The next generation Start Up  SNS ini. So, aku buru-buru naik ke lantai atas dan mendapatkan banyak inspirasi pagi hingga siang itu. 
Antara lain tentang satu kunci yang perlu dipertanyakan oleh setiap start up: 
HOW DISRUPTIVE ARE YOU? 

Seberapa disruptipnya start up-mu?



Dalam sesi itu, Google juga memperkenalkan program barunya yang bertajuk  Google Developers Launchpad Acceleration.  Semacam akademi dan beasiswa bagi para developer dan start up yang hendak meningkatkan kapasitas diri dan mengembangkan idenya lebih lanjut. Mereka menghubungkan para developer terdidik di program ini nanti dengan para pengguna jasa dan produk mereka. So, siapa yang mau join?








SNS 2018  berkolaborasi dengan empat kegiatan lainnya di Surabaya, yakni Inno Creativitation pada 14-15 November, Bekraf Festival 2018 pada 14-17 November, Kamadjaja Logistics Hackathon Day pada 10-11 November, dan Mlaku-Mlaku Nang Tunjungan pada 18 November.

Dalam acara yang bertajuk Kolaborasi Industri Kreatif Digital itu  juga dibahas bagaimana memulai dan mengembangkan dunia industri digital. Kota Surabaya  menjadi kota pertama di Indonesia yang menggelorakan bisnis kreatif berbasis digital dan menjadi sejajar dengan kota-kota lain di dunia.



Tiap-tiap masa mengandung tugas dan peran masing-masing. Jika tidak kau kerjakan tugas di masa ini mungkin kau akan kehilangan momennya karena masa berikutnya sudah ada tugas baru lainnya lagi.
So, jangan tunda-tunda.
Just do it now!

Rabu, 09 Januari 2019

LIBRARY CAFE FOR WOMAN ONLY

dian nafi
LIBRARY CAFE FOR WOMAN ONLY



Insya Allah tahun 2019 ini aku mau mulai membuka Hasfa Library Cafe yang memang sudah jadi impian sejak lama banget. Tapi ini for woman only kafe-nya. Jadi bonusnya ntar bisa curhatan ala cewek cewek gitu lho ahaha


Aku sudah mulai merapikan lagi penataan buku sesuai kategorinya. Dan bersama teman-teman pegiat literasi yang selama ini bersama aktif dalam komunitas literasi di kota kecilku, kami mulai bikin katalog yang komplit. Ada sekitar lima ribuan koleksi judul buku. Ada beberapa kategori,  antara lain: Cerpen, Novel, Puisi, Novel remaja, Humor, Detektif, Horor, Novel islami, Sejarah, Biografi,  memoir, Chicken soup stories alias kisah inspiratif,  Sosial, esai, opini, Interior,  arsitektur, property, Film, Bahasa, Musik, Anak, komik, Writing, blogging, jurnalisme, English version, Personal growth, motivasi, Leadership, Education, parenting, psikologi, Bisnis,  enterpreneurship, umkm, Manajemen, Marketing, Keislaman,  kontemplasi, Tasawuf, filsafat, Love, Relationship, Sains, tech, Fotografi, videografi, Travel, Kuliner, Fashion, Beauty, Health,
Agraria, perkebunan, pertanian, peternakan. Lengkap kan koleksinya? 






Oh ya, selain perpustakaan alias library, juga ada book store nya. Teteup. Jadi kalau ada yang mau beli buku juga bisa.  Aku juga sudah membuat beberapa akun media sosialnya di beberapa platform. Di instagramnya adalah hasfa café. Di twitter namanya kedai hasfa. Blognya berjudul https://hasfalibrarycafe.blogspot.com/
Kemarin aku sudah mengundang tukang untuk berbenah tempatnya. Memperbaiki atap, juga plafon. Habis hampir satu juta an deh. Lumayan lah.

Setelah menambah furniture beberapa kursi plastik, aku juga menyiapkan bunga untuk vas-vas yang sudah lama kosong karena tanamannya sudah padha mati waktu itu.

Beberapa cangkir yang aku dapatkan dari beberapa event juga mulai kukumpulkan dan kubawa ke lokasi bakal library café uni. Lumayan kan daripada harus beli. Bisa boros banget lah, sementara anggaran yang kusiapkan tidak cukup banyak. Jadi harus pinter-pinter cari celah yang murah.

Kemudian aku pun berusaha untuk mencari baristanya nih. Cewek juga dong. Kan For Woman Only. Aku tanyakan ke teman-tema tentang rekomendasi mereka atas barista ini. Tapi ternyata nggak gampang ya.

Akhirnya aku bikin rapat kecil deh dengan teman-teman dan mentee-mentee yang aku ajak join merintis library café ini.
Eh kalau kedai tapi kopinya sachet gitu gimana sih? Gak apa-apa ya? Begitu pertanyaan yang aku lempar di grup.
Jadi konsepnya ntar pengunjung bikin pilih sendiri sachetnya, nuang sendiri air panasnya, dari dispenser, trus masukin sendiri uangnya ke kotak gitu, jelasku.
Pilih buku sendiri, ngisi presensi info buku yg dipilih, baca di tempat. Jajannya bisa pilih sendiri, bayar sendiri. Gimana? Jalan nggak ya kira-kira? Buat cewek aja sih tapinya.
Terus ada yang jawab: bisa mbak, cuma harus ada yang mengawasi si kalau bisa saat pembayaran.  
Iya sih, kayaknya harus tetap ada yang menjaga, pikirku. Jadi kami pun hunting orang yang mau jaga kedainya, meski sistimnya dibuat swalayan begitu.

Karena rencana agak berubah dari bayangan awal, jadi aku mulai memikirkan cara mendapatkan bahan-bahan untuk kopi dan jajanannya ini. Tentu akan lebih irit jika aku kulakan alias  belanja kopi sachetnya dalam jumlah yang banyak dan dari sumber yang menyediakan harga miring. Begitupun dengan jajanannya. So, aku klak klik nih cari source yang oke.

Itu tadi rencanaku dalam bidang  Bisnis di tahun 2019. Doakan semoga lancar ya.

Bagaimana dengan rencana bisnis kalian di tahun ini?