Langsung ke konten utama

Tips Menulis Memoir (9)

Tips Menulis Memoir (9)


Baca juga:

Tips Menulis Memoir (1)
Tips Menulis Memoir (2)

Tips Menulis Memoir (6)

Tips Menulis Memoir (7)
Tips Menulis Memoir (8)


Memoir bukanlah cerita lengkap kehidupan seseorang. Dia hanya satu bagian, sebuah potongan yang mengemuka karena berbeda dari kebanyakan kehidupan orang-orang. Memoir bukan cerita dari lahir sampai mati. Tapi mungkin hanya beberapa bulan dari kehidupan, tapi kebanyakan orang tidak mengalaminya.


Baca banyak memoir bagus, pelajari bagaimana itu ditulis, apa fokusnya dst. Sebuah memoir bagus mirip fiksi, harus beda, menarik, ditulis dengan baik, karakternya kuat dan plotnya menarik. 

Berikut beberapa tips menulis memoir:

1. Temukan ceritamu
Bagian yang menarik dari memoir adalah peristiwanya, bukan orangnya. hanya selebriti yang menarik jika orangnya yang diceritakan. Kalau orang kebanyakan seperti kita, cerita apa yang bisa memikat orang lain? 

Cerita apa yang menarik bagi orang-orang? Apa yang bikin orang penasaran dan ingin tahu? Ada nggak cerita tentang bertahan hidup atau lepas dari sesuatu yang genting/bahaya/trauma dan semacamnya?


2. Tenun topik yang lagi hot dan hits
Cerita anekdot tidak cukup. Kita butuh membuat cerita kita relevan dengan debat budaya yang lebih luas. Memoir yang bagus punya wawasan, insight, obesrvasi, pengamatan, ekspresi pandangan dan dilema yang mirip dengan yang dialami pembaca.  

3. Buat dan bangun strategi perencanaan
Tidak ada panduannya yang mudah. Buku seperti teka-teki raksasa dan unik bagaimana cara kita membuatnya  tergantung bagaimana otak kita bekerja. Kadang bisa merencanakan  sedikit demi sedikit, menulis sedikit demi sedikit, menulis lebih banyak. Kedua proses ini saling membantu. Kita tidak bisa pergi ke fase perencanaan selanjutnya sebelum menulis untuk tahu mau ke mana ide kita itu menuju, dan juga sebaliknya.

4. Selektiflah terhadap kebenaran
Penulis memoir tidak mendandani, tapi mereka butuh menciptakan lengkungan atau busur cerita seperti fiksi. Ada pelajaran moral bagi karakter utama, atau misteri atau ketegangan. Mari kita hadapi, kehidupan nyata itu membosankan dan penuh pertemuan tidak relevan atau peristiwa yang tidak menunjukkan apapun. Ketrampilan menulis memoir adalah memilih kepingan yang paling pedih dalam kehidupan kita dan menyaring kepingan yang tidak bermakna, sehingga kita bisa bergerak menuju kesimpulan yang lebih melengkung. 

5. Bersiap untuk mengubah karakter
Jika kamu menulis aspek pribadi  kehidupan seseorang (kehidupan keluarga, kehidupan romantis, kondisi kesehatan, rahasia bisnis) kemudian kamu punya kewajiban legal dan etis untuk menyamarkan identitas sebagaimana yang mereka minta.  Di sinilah kreatifitas menulis masuk dan hadir. Kuncinya adalah menciptakan adegan pembanding yang merefleksikan inti dan esensi dari pengalaman nyatanya, tetapi disetting terjadi di tempat lain. 

UPCOMING EVENT

Oh ya, insya Allah juga akan ada workshop atau kelas webinar Writerpreneurship di Era New Normal 29 Juni 2020 nanti. 





Selamat menikmati perjalanan menulismu!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

lessons from euro trip

lessons from euro trip   Some great inspiring values/lessons that I get from eurotrip: - dress well or go home - love walking -love bike -we responsible to our own garbage -on time -respect others -not judging -contribution for society -cooking by themselves -healthy lifestyle -enjoy life There's no compromise. Even one second. Bus will go on time. Train door will be closed on time. I am almost pinched by metro door. Fortunately there are some people succed to pull the door again to let me in. I still can feel that door on my face & cheek right now. I almost dead Just before metro comes, Ning ask me to take her pict. As usual, she isn't satisfied. She want me to take another shoot. Then I have not enough time to reach the metro. Ning puts me in trouble many times.But I'm trained to be managed by scorpio's flaws,so I survive Walking with spoiled girl is actually not my preference.There're some occasions where I have opportunity to hang out ...

Makna Lirik Folklore Taylor Swift

Makna Lirik Folklore Taylor Swift Taylor Swift mengeluarkan album Folklore yang berisi 16 lagu. Dia menciptanya selama pandemic covid-19 ini. Semua lagu di album ini bagus banget. Masterpiece dari seorang legenda. Taylor Swift is music industry, gitu menurut orang-orang. Menulis adalah cara Taylor Swift  melarikan diri ke dalam fantasi, sejarah, dan ingatan. Dia menceritakan kisah-kisah ini dengan kemampuan terbaiknya dengan seluruh cinta, keajaiban, dan imajinasi. urutan lagu dalam album the 1 cardigan the last great american dynasty exile my tears ricochet mirrorball seven august this is me trying illicit affairs invisible string mad woman epiphany betty peace hoax (bonus the lakes) Berikut lirik dan makna album ini dari berbagai sumber. the 1 Swift merefleksikan tentang kehilangan cinta dari orang yang sudah dianggap sebagai belahan jiwa. Ia juga mempertanyakan kalau saja situasi berbeda, apakah mereka masih bersama. [Ver...

Bulus dan Ekologi: Menyelamatkan Alam, Menyelami Makna

 Bulus dan Ekologi: Menyelamatkan Alam, Menyelami Makna Di tengah derasnya arus modernisasi dan pembangunan yang seringkali melupakan keseimbangan alam, Dian Nafi menghadirkan buku “Bulus dan Ekologi” sebagai ajakan untuk kembali menyadari hubungan sakral antara manusia dan lingkungan. Bulus — hewan air tawar yang sering dianggap biasa, bahkan diremehkan — dalam buku ini justru menjadi simbol kearifan lokal dan daya tahan alam. Ia menjadi cermin bagi manusia untuk belajar tentang kesabaran, ketahanan, dan keterhubungan dengan ekosistem . 🌿 Dari Mitologi ke Gerakan Ekologi Buku ini tidak sekadar menceritakan kisah tentang bulus. Ia menggali makna budaya, mitos, dan spiritualitas di balik keberadaan bulus dalam kehidupan masyarakat pesisir dan pedalaman Jawa. Melalui pendekatan antropologis dan ekologis, Dian Nafi mengajak pembaca memahami bahwa ekologi bukan hanya urusan lingkungan , melainkan juga tentang etika hidup dan hubungan antar makhluk. “Menjaga bulus berarti menjaga ke...