Langsung ke konten utama

Novel Debut The Eight Stranger Things

Novel Debut  The Eight Stranger Things




Draft pertama yang ditulis di word sih berjudul Dzaka.
Lalu novelnya diberi judul The Eight Stranger Things


Pertama kali  ditulis saat ada lomba di  sebuah platform online cerita pada akhir tahun lalu yang mengharuskan cerita terinspirasi atau based on characters di mobil legens. Saat itu K-San berhasil menulis separuh lebih dari keseluruhan naskah. Namun karena terhalang test pada akhir semester sekolah, maka penulisan terpaksa berhenti.

Masa pandemi corona yang mengharuskan stay at home dan belajar di rumah,menyebabkan K-San kembali punya waktu untuk menyelesaikan naskahnya. Dan alhamdulillah pada akhir Ramadkan, persis sebelum hari raya Idul Fitri, novel ini selesai dituliskan. 

Berikut ini sinopsis singkatnya
Sukirman adalah orang yang bosan hidup. Kehidupannya biasa biasa saja.

Namun, kehidupan monoton itu berubah ketika ia didatangi Valir, Layla, dan Hanabi dari Mobile Legens. Mereka mengatakan bahwa Sukirman harus memimpin mereka menemukan delapan barang konyol. Mereka juga mengatakan bahwa Sukirman akan memimpin mereka mengalahkan Dzaka Sang Penghancur.

Mampukah Sukirman Memimpin mereka? 

Mampukah para hero hero ini membawa Sukirman ke kehidupan yang bergejolak?


Ada beberapa calon cover yang musti dipilih. Dan nama penulis, antara K-San dan Kasan Black, juga musti diputuskan mana yang lebih oke. 

Wish us luck!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

lessons from euro trip

lessons from euro trip   Some great inspiring values/lessons that I get from eurotrip: - dress well or go home - love walking -love bike -we responsible to our own garbage -on time -respect others -not judging -contribution for society -cooking by themselves -healthy lifestyle -enjoy life There's no compromise. Even one second. Bus will go on time. Train door will be closed on time. I am almost pinched by metro door. Fortunately there are some people succed to pull the door again to let me in. I still can feel that door on my face & cheek right now. I almost dead Just before metro comes, Ning ask me to take her pict. As usual, she isn't satisfied. She want me to take another shoot. Then I have not enough time to reach the metro. Ning puts me in trouble many times.But I'm trained to be managed by scorpio's flaws,so I survive Walking with spoiled girl is actually not my preference.There're some occasions where I have opportunity to hang out ...

Makna Lirik Folklore Taylor Swift

Makna Lirik Folklore Taylor Swift Taylor Swift mengeluarkan album Folklore yang berisi 16 lagu. Dia menciptanya selama pandemic covid-19 ini. Semua lagu di album ini bagus banget. Masterpiece dari seorang legenda. Taylor Swift is music industry, gitu menurut orang-orang. Menulis adalah cara Taylor Swift  melarikan diri ke dalam fantasi, sejarah, dan ingatan. Dia menceritakan kisah-kisah ini dengan kemampuan terbaiknya dengan seluruh cinta, keajaiban, dan imajinasi. urutan lagu dalam album the 1 cardigan the last great american dynasty exile my tears ricochet mirrorball seven august this is me trying illicit affairs invisible string mad woman epiphany betty peace hoax (bonus the lakes) Berikut lirik dan makna album ini dari berbagai sumber. the 1 Swift merefleksikan tentang kehilangan cinta dari orang yang sudah dianggap sebagai belahan jiwa. Ia juga mempertanyakan kalau saja situasi berbeda, apakah mereka masih bersama. [Ver...

Bulus dan Ekologi: Menyelamatkan Alam, Menyelami Makna

 Bulus dan Ekologi: Menyelamatkan Alam, Menyelami Makna Di tengah derasnya arus modernisasi dan pembangunan yang seringkali melupakan keseimbangan alam, Dian Nafi menghadirkan buku “Bulus dan Ekologi” sebagai ajakan untuk kembali menyadari hubungan sakral antara manusia dan lingkungan. Bulus — hewan air tawar yang sering dianggap biasa, bahkan diremehkan — dalam buku ini justru menjadi simbol kearifan lokal dan daya tahan alam. Ia menjadi cermin bagi manusia untuk belajar tentang kesabaran, ketahanan, dan keterhubungan dengan ekosistem . 🌿 Dari Mitologi ke Gerakan Ekologi Buku ini tidak sekadar menceritakan kisah tentang bulus. Ia menggali makna budaya, mitos, dan spiritualitas di balik keberadaan bulus dalam kehidupan masyarakat pesisir dan pedalaman Jawa. Melalui pendekatan antropologis dan ekologis, Dian Nafi mengajak pembaca memahami bahwa ekologi bukan hanya urusan lingkungan , melainkan juga tentang etika hidup dan hubungan antar makhluk. “Menjaga bulus berarti menjaga ke...